Hasani Abdulgani Mengakui Ada Tekanan untuk Percepat KLB
Bagikan

Publiksatu - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Hasani Abdulgani mengakui ada tekanan kepada pihaknya untuk mempercepat pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) pemilihan petinggi baru PSSI.
“Tekanan pasti ada, tetapi bukan ditekan seperti ditodong pistol,” ujar Hasani, Senin (31/10) seperti dikutip dari jawapos.com.
Dia menegaskan, bahwa tekanan tersebut datang dari situasi dan bukan dari pihak-pihak tertentu.
Peristiwa berdarah di Stadion Kanjuruhan, Malang, yang menewaskan 135 orang dan melukai ratusan lainnya, membuat PSSI berada di posisi mesti melakukan sesuatu atas nama kemanusiaan.
Hal itulah yang membuat Exco PSSI memutuskan untuk menggelar KLB pemilihan lebih awal dari waktu normal yaitu November 2023. “Sebagai manusia, kami sedih dengan kejadian tersebut. Karena itu, kami (Exco PSSI, Red) berpikir, daripada menunggu sampai masa kerja kami habis pada November 2023, lebih baik dipercepat saja biar suasana reda. KLB ini dilakukan untuk kemanusiaan,” tutur Hasani.
PSSI memutuskan untuk mempercepat pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) pemilihan ketua umum serta anggota Exco baru, yang normalnya akan digelar pada November 2023, setelah menggelar rapat darurat pada Jumat (28/10) malam di Kantor PSSI, Jakarta.
Desakan kepada PSSI untuk segera menggelar KLB awalnya datang dari Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) yang dibentuk Pemerintah Indonesia menyusul terjadinya tragedi di Stadion Kanjuruhan.