Polisi Rajin Patroli Menjegal Kebiasaan Perang Sarung di Baubau

PUBLIKSATU, BAUBAU - Jajaran Polsek Murhum Polres Baubau getol menggelar patroli di bulan suci Ramadan 1444 H/2023 M. Aparat menyasar kenakalan remaja yang meresahkan masyarakat.
Polisi rajin patroli utamanya pada malam hari setelah salat Tarawih dan pagi buta usai salat subuh. Selain balapan liar dan main petasan, perang sarung kalangan remaja juga menjadi incaran aparat kepolisian.
"Perang sarung dan balapan liar oleh sekelompok anak-anak remaja ini menjadi perhatian banyak pihak khususnya di wilayah hukum Polsek Murhum. Aksi itu sudah mengganggu keamanan dan ketertiban umum," kata Kapolsek Murhum, Ipda Muhamad Arifudin sebagaimana dirilis Humas Polres Baubau, Selasa (28/3).
Perang sarung, menurut mantan Kanit Regident Samsat Baubau ini, aktivitas yang perlu dijegal atau dihentikan. Sebab, pihaknya khawatir hal itu akan menjadi sebuah kebiasaan buruk jika dibiarkan begitu saja.
"Patroli dititikberatkan pada tindakan pencegahan dengan menempatkan 10 personel pada beberapa lokasi yang sering terjadi aksi spontanitas perang sarung aksi, tawuran anak-anak, dan aksi balapan liar," tegas perwira satu balak ini.
Pun, beber dia, pihaknya sudah memetakan titik yang sering dijadikan sebagai arena perang sarung. Lokasinya antara lain Jln Betoambari depan Pengadilan Negeri, simpang empat kantor pajak, jalan poros simpang tugu kirab hingga simpang Kantor Camat Betoambari, dan jalan Gajahmada Kelurahan Tanganapada.
"Personel Polsek Murhum menyisir titik-titik itu menggunakan mobil dinas patroli sambil menyalakan lampu rotator. Sehingga, saat melihat kehadiran polisi, anak-anak itu dapat mengurungkan niatnya melakukan perang sarung dan kembali ke rumahnya masing-masing," jelasnya.