Seorang Pria di Mubar Ditemukan Tewas Terikat di Pohon Rambutan

PUBLIKSATU, LAWORO - Seorang pria berinisial LMT (41) ditemukan tewas, Jum'at (5/5) malam. Jenazah warga Kelurahan Konawe Kecamatan Kusambi Kabupaten Muna Barat menggantung di bawah pohon rambutan.
Kapolsek Kusambi, Iptu Muhammad Nexon Odebyo membenarkan kejadian tersebut. Peristiwa tersebut awalnya diketahui seorang saksi saat bangun buang air kecil di sekitar kediamannya pada pukul 23.00 Wita. Kala itu, saksi dikagetkan sesosok tubuh yang terbaring di bawah pohon rambutan.
"Melihat hal tersebut, saksi mengambil senter untuk melakukan pengecekan orang tersebut. Ketika saksi soroti tubuh orang tersebut dengan senter, saksi kaget dan melihat ternyata korban adalah saudara kandung korban sendiri," jelas Nexon.
Saat ditemukan, beber dia, posisi mayat tergeletak di atas tanah dan ada lilitan tali rafia di leher korban serta sisa lilitan pada batang pohon rambutan. Saksi sempat berusaha membuka lilitan tali tersebut menggunakan tangan kosong.
"Namun ikatan talinya agak sulit maka saksi mengambil parang dan memutuskan ikatan tali tersebut. Waktu itu saksi menangis histeris dan tidak memperhatikan lagi situasi di sekitar karena saksi sok mengetahui korban sudah meninggal dunia. Setelah itu datang beberapa warga sekitar," ujarnya.
Kasus ini, tandas perwira dua balak ini, pihaknya masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban. "Jadi untuk sementara penyebab kematian korban belum bisa dapat disimpulkan secara medis," jelasnya.
Sementara itu, istri korban ER (32) mengakui, pukul 10.00 Wita sebelum ditemukan tewas, suaminya sempat terlihat menenggak minuman keras bersama rekannya yakni RM, LDO, LSR, LOK dan LAB. Namun, ketika itu ER memilih meninggalkan suaminya menuju ke rumah pamannya LST untuk menyampaikan masalah tindak kekerasan yang dilakukan almarhum.