Calon Haji Tuna Netra Asal Ambon Wujudkan Mimpi ke Tanah Suci

PUBLIKSATU, AMBON - Jemaah Calon Haji (JCH) tuna netra asal Kota Ambon Jania Pari binti Abdul Azis Pari (66) bersyukur dapat mewujudkan mimpi berangkat ke Tanah Suci.
"Setelah menanti selama 10 tahun saya menjadi satu dari 314 JCH Kota Ambon yang akan berangkat ke Tanah Suci memenuhi panggilan Allah SWT di musim haji 1444 Hijriah," kata Jania di Ambon, dikutip JawaPos.com dari Antara, Rabu (14/6).
Berbagai persiapan dilakukan Jania, menghafal doa, cara mengerjakan rukun haji dan lain sebagainya terus dipelajarinya tanpa rasa bosan, karena penantian untuk menyempurnakan rukun Islam dapat terwujud di tahun ini. "Mama hanya berharap bisa laksanakan semua rukun dengan baik dan bisa kembali menjadi haji yang mabrur," katanya.
Ia mengaku, keterbatasan melihat tidak menjadi penghalang untuk melaksanakan ibadah, karena ada petugas haji maupun JCH lain yang akan menolong.
"Seng (tidak) apa-apa kan ada petugas haji dan teman-teman sekampung juga, Beta (saya) pasti kuat jalani ibadah karena ini merupakan panggilan Allah SWT," ujarnya.
Jania menuturkan, awal mendaftar sebagai calon jamaah haji kota Ambon, dirinya dalam kondisi fisik yang sehat dan bugar, tetapi berjalan waktu di tahun 2020 saat pandemi Covid-19 melanda dunia termasuk Maluku, ibu enam orang anak mengalami kehilangan penglihatan.
Meski sudah tidak dapat melihat indahnya dunia, perempuan asal Negeri Liang kabupaten Maluku Tengah, tetap semangat untuk berangkat ke tanah suci terus membara di hati dan pikiran dengan harapan bisa masuk dalam kuota haji di tahun 2023.