Khasiat Teh Putih dan Rahasia Umur Panjang
Bagikan

Minum teh sudah menjadi bagian dari budaya bangsa. Namun, hampir tidak pernah terpikir khasiat minuman itu sebagai pencegah penuaan dini alias membuat panjang umur.
---
CERITA tentang aneka ragam minuman teh berawal dari negeri Tiongkok sejak sebelum Masehi. Selain teh hijau dan teh hitam, ada white tea, yang berarti teh putih. Nama itu memang tidak terlalu populer, tapi khasiatnya untuk kesehatan sudah diakui melalui berbagai penelitian bertaraf internasional.
Salah satunya adalah khasiat longevity, panjang umur. Khasiat ini tentu terkait erat dengan manfaat teh putih bagi kesehatan umum tubuh. Termasuk jantung, kulit, dan pencegahan penyakit metabolik seperti diabetes, gangguan saraf, dan kolesterol tinggi.
Seperti teh hijau dan hitam, teh putih berasal dari tanaman Camellia sinensis, keluarga Theaceae dari kultivar khusus. Yaitu kultivar yang ditemukan di Provinsi Fu Jiang, Tiongkok, yang dinamakan Da Bai dan Da Hao. Petani dari provinsi inilah yang merintis pembuatan teh putih, yaitu silver needle dan white peony. Silver needle white tea terdiri atas kuncup dan daun yang paling lembut dari pucuk tanaman teh. Kuncup dan daun itu diselimuti rambut halus berwarna putih dan karena itulah disebut teh putih.
Ada dua kriteria standar dalam membuat white tea. Pertama, harus memakai daun dan kuncup kultivar Da Bai atau Da Hao dari Provinsi Fujian, yang dikeringkan di udara hingga mencapai kelembapan 5–10 persen. Dan tidak ada proses fermentasi atau pemanggangan di atas api.
Kriteria itu menyulitkan dalam pemenuhan kebutuhan teh putih yang makin meningkat. Jadi, sekarang produsen menggunakan daun muda tanaman teh hijau yang diproses seperti pembuatan teh putih. Inilah yang sekarang disebut young leaf white tea. Yaitu teh putih dari daun muda, yang rasanya sangat lembut, walau tidak selembut teh putih tradisional. Indonesia sudah menghasilkan teh putih dari daun muda dan harganya memang tidak murah.