Demokrat Minta Ganti Nama KPP, NasDem Sebut Slogan Perubahan Taglinenya Sejak Lahir Ilustrasi Partai Nasdem

PUBLIKSATU, JAKARTA - Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai NasDem Ahmad Ali menyatakan tak akan mengubah nama Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) usai Partai Demokrat hengkang. Ia mengatakan bahwa kata perubahan tak pas diklaim hanya milik partai politik (parpol) tertentu. Ali menyebut, narasi perubahan juga sebetulnya sudah lekat dengan Partai NasDem sejak lahir.
Baca Juga: Erick Thohir Bahas Geopolitik dan Masa Depan Indonesia dengan Peraih Nobel Ekonomi
"Ketika ada orang yang mengklaim bahwa itu punya atau milik mereka rasanya nggak pas. Karena saat partai ini dilahirkan dia sudah membawa tagline perubahan," katanya kepada wartawan, Rabu (6/9).
Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa nama KPP akan tetap seperti sedia kala meskipun Partai Demokrat sudah tak lagi berada di dalamnya.
Baca Juga: KPUD Baubau Gelar Rakor dalam Tahapan Pemilu
"Koalisi Perubahan itulah nama koalisi yang sudah ditetapkan karena kata perubahan itu satu keniscayaan," pungkas Ali.
Sebelumnya, Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Syarief Hasan meminta agar nama Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) diubah usai partainya hengkang dari lingkaran tersebut.
Baca Juga: Tumbangkan Raksasa India, Bagas/Fikri Lolos 16 Besar China Open 2023
"Baiknya nama lain," katanya kepada wartawan, Senin (4/9).
"Ide Perubahan adalah original dari Partai Demokrat sehingga tetap menjadi tema misi Partai Demokrat ke depan," imbuhnya.