Pendamping Ganjar Pranowo Belum Putus, Kandidat Mulai dari Ridwan Kamil, Sandi, Mahfud MD, Hingga TGB

PUBLIKSATU, JAKARTA– Para ketua umum partai politik (parpol) pendukung Ganjar Pranowo mengadakan rapat perdana di Gedung High End, Jakarta Pusat, kemarin (13/9). Namun, pertemuan itu belum menghasilkan nama bakal cawapres yang akan mendampingi Ganjar pada Pilpres 2024.
Hadir dalam rapat tersebut Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo, Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO), dan Plt Ketua Umum PPP Mardiono. Ada pula Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Arsjad Rasjid, Wakil Ketua TPN Jenderal (Purn) Andika Perkasa, dan eks Wakapolri Komjen (Purn) Gatot Eddy Pramono.
Baca Juga: Pngumuman Cawapres Probowo sebelum 10 Oktober, Anies-Muhaimin Tunggu Sikap PKS
Mardiono mengungkapkan, dalam rapat itu, setiap partai menyampaikan kondisi kader dan pendukungnya di bawah. Sesuai dengan arahan Megawati, kata Mardiono, semua partai pendukung harus mulai bekerja.
Terkait dengan nama cawapres Ganjar, sampai rapat itu bubar, belum ada nama yang diputuskan. Mardiono menyatakan, pembahasan cawapres masih hangat. Menurut dia, yang diutamakan bukan orang, nama, dan dari kelompok mana. Namun, yang diprioritaskan adalah kapasitas tokoh. Sosok itu harus menjadi pasangan yang bisa membawa kemenangan bagi Ganjar.
”Jadi, lebih utamanya kami membahas kriteria-kriteria kemampuan. Orang yang mumpuni betul untuk membawa kemenangan terhadap perjuangan ini dan bisa menjawab tentangan-tantangan bangsa ke depan. Itu yang paling utama,” paparnya.
Soal nama, lanjut Mardiono, ada beberapa tokoh yang potensial. Di antaranya, Sandiaga Uno, Mahfud MD, Andika Perkasa, dan TGB Muhammad Zainul Majdi. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menjelaskan, selain empat nama di atas, ada pula nama mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK). Terkait dengan waktu diumumkannya cawapres Ganjar, Hasto menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu momen yang tepat. ”Akan disampaikan pada waktu yang tepat dan itu pasti menang satu putaran. Itu harapan rakyat,” tegasnya.
Baca Juga: Pakar Sebut Uji Materi Batas Usia Cawapres Bisa Bahayakan Kredibilitas Jokowi
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia membenarkan bahwa kans Ridwan Kamil untuk berpasangan dengan Ganjar semakin kuat. Doli mengungkapkan, RK menceritakan kepada Airlangga telah dipanggil Megawati. Dalam pertemuan itu, Mega menyampaikan tawaran agar RK menjadi wakil Ganjar. ”Pak RK mengatakan kepada ketua umum kami, dia dipanggil, diundang Ibu Megawati, nah kemudian ditawari menjadi Wapres,” ungkapnya. Salah satu pertimbangannya, RK memiliki basis suara yang kuat di Jawa Barat, salah satu tempat strategis yang menjadi kelemahan Ganjar.
Meski sudah ada tawaran, lanjut Doli, sikap Golkar tidak berubah. Yakni, mendorong Airlangga Hartarto maju dalam pilpres. ”Jadi, kalau soal pilpres, kami sampai sekarang belum mengubah keputusan. Satu-satunya nama untuk kami nominasikan sebagai capres atau cawapres masih Pak Airlangga Hartarto,” tegasnya. (lum/far/tyo/c14/oni)