Berita Terkini
Nasional

Analisis Politik Sebut Andika Perkasa Memiliki Kekuatan Geopolitik Tepat Jadi Cawapres Ganjar

Oleh Djumaluddin, Publik Satu · Rabu, 4 Oktober 2023 06:22 WIB · 2 menit baca
Analisis Politik Sebut Andika Perkasa Memiliki Kekuatan Geopolitik Tepat Jadi Cawapres Ganjar
Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa bersama Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (18/7). (Muhamad Ridwan/JawaPos.com)

PUBLIKSATU, JAKARTA- Nama mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa belakangan masuk dalam bursa bakal calon wakil presiden (cawapres) pendamping Ganjar Pranowo. Analis Politik dan Militer Universitas Nasional (Unas) Selamat Ginting menilai, Andika Perkasa memiliki kekuatan dalam hal geopolitik.

Menurutnya, isu tersebut tengah hangat dalam kondisi politik internasional, dengan berbagai ketegangan yang terjadi di berbagai belahan dunia.

“Untuk menghadapi situasi geopolitik, Andika bisa diandalkan. Termasuk mengurusi situasi pertahanan dan keamanan nasional, Andika bisa diandalkan,” kata Selamat Ginting kepada wartawan, Selasa (3/10).

Baca Juga: PDIP Tegaskan Reshuffle Kabinet Tak Kondusif Dilakukan Saat ini

Ia juga menganggap, sosok Andika sangat tepat dipilih menjadi pendamping Ganjar Pranowo jika komposisi yang diinginkan adalah sipil-militer. Terlebih lagi untuk menghadapi lawan politiknya, Prabowo Subianto.

Takk hanya itu, Selamat Ginting juga menyebut hubungan internasional yang baik dimiliki Andika Perkasa. Mengingat Andika berpendidikan tinggi, dengan meraih gelar doktor dari Amerika Serikat.

Prestasinya pada bidang militer, kata Selamat, Andika Perkasa memiliki sedikitnya empat brevet dari Amerika Serikat dan satu dari Australia. Pretasi itu di antaranya Military Freefall Parachutist Badge (US Army), Brevet terjun bebas militer milik Angkatan Darat AS yang ditempuh setelah menjalani pendidikan di Sekolah dan Pusat Peperangan Khusus Angkatan Darat AS.

Master Parachutist Badge (US Army), diberikan kepada prajurit berkualifikasi penerjun dan jump master yang telah melakukan minimal 65 kali penerjunan dengan sedikitnya 25 kali dengan peralatan tempur selama 36 bulan.

Baca Juga: Berkunjung ke Ponpes ZIIZ Cilongok, Anis Sebut Masa Depan Indonesia Cerah di Tangan Santri dan Siswa

Serta, master explosive ordnance disposal badge (US Army), memiliki kemampuan sebagai penjinak bahan peledak yang dilatih untuk menangani pembuatan, pengerahan, pelucutan, dan pembuangan amunisi peledak tinggi termasuk senjata nuklir, biologi, kimia, dan radioaktif.

Bahkan, Parachutist Badge (Australian Army) diberikan oleh Angkatan Darat Australia kepada penerjun yang telah memenuhi syarat dan telah ditempatkan di unit pasukan yang juga mempunyai kualifikasi airborne atau lintas udara.

"Pendidikannya tinggi, hubungan internasionalnya bagus, khususnya dengan Amerika Serikat. Kemampuan bahasa Inggrisnya juga bagus. Modal sosial jika harus melakukan diplomasi,” pungkas Selamat.