Perindo Ingin Andika Jadi Cawapresnya Ganjar Pranowo

PUBLIKSATU, JAKARTA- Sejumlah nama terus dikaitkan menjadi cawapres Ganjar Pranowo. Salah satunya adalah eks Panglima TNI, Andika Perkasa.
Ketua DPP Perindo, Yusuf Lakaseng menilai Andika memenuhi kriteria yang dibutuhkan oleh Ganjar untuk memenangkan Pilpres 2024.
“Semua syarat dipenuhi Andika, dia figur yang layak mendampingi Ganjar, masalahnya cawapres hanya ada satu yang akan dipilih. Jadi mohon bersabar menunggu pengumuman resmi,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (4/10).
Baca Juga: KPK Geledah Rumah Orang Kepercayaan Mentan SYL di Jagakarsa, Dimankan Dokumen Penting
Yusuf juga memaparkan, Ganjar membutuhkan pasangan tokoh yang bersih, berpengalaman, berintegritas, dan punya citra positif di rakyat karena keberaniannya menegakan keadilan.
Selain itu, Ganjar juga disebut membutuhkan cawapres yang religius dan memiliki latar belakang NU. Saat ini, ada beberapa tokoh, termasuk Andika yang berpeluang menjadi cawapres bagi Ganjar.
“Semua berpeluang dan semua tokoh yang hebat, mohon bersabar menunggu pengumuman resmi, toh tidak lama lagi pendaftaran capres-cawapres dibuka KPU,” imbuhnya.
Baca Juga: Yusril Ihza Mahendra Diklaim Tokoh Islam yang Diterima Kalangan NU dan Muhammadiyah
Yusuf mengklaim tokoh yang bakal menjadi cawapres Ganjar akan berdampak positif dalam memenangkan Pilpres 2024. “Tunggu saja kejutannya dalam waktu yang tidak lama lagi. InsyaAllah hitungan minggu, pendaftaran kan dibuka tanggal 19 Oktober,” ucapnya.
Diketahui, Andika saat ini juga menjabat sebagai wakil ketua Tim Pemenangan Nasional Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. Selain pernah menjadi Panglima TNI, Andika juga pernah menjabat berbagai jabatan strategis di militer seperti Kepala Staf TNI AD, Pangkostrad, Dankodiklatad, Pangdam Tanjungpura, Danpaspampres. Andika mengawali karirnya sebagai militer di Kopassus.
Andika juga pernah mengenyam pendidikan di Harvard University, National Defense University, dan Norwich University. Berbagai penghargaan juga pernah diraihnya selama berkarir sebagai TNI.