Berita Terkini
Nasional

Wakil Ketum Gelora, Fahri Minta Hamzah Minta Desain Pilpres Dua Poros Dihentikan

Oleh Djumaluddin, Publik Satu · Sabtu, 7 Oktober 2023 03:58 WIB · 2 menit baca
Wakil Ketum Gelora, Fahri Minta Hamzah Minta Desain Pilpres Dua Poros Dihentikan
Politikus Fahri Hamzah. ( (MIFTAHUL HAYAT/JAWA POS))

PUBLIKSATU, JAKARTA– Wakil Ketua Umum DPP Partai Gelora Fahri Hamzah meminta para elite yang berupaya mendesain Pilpres 2024 dengan dua poros untuk berhenti. Mantan politikus PKS itu menilai, pilpres dengan head-to-head tidak sehat bagi situasi sosial politik ke depan.

Menurut Fahri, semua pihak harus mensyukuri munculnya tiga kandidat capres saat ini. Yakni, Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan. ’’Kita berharap sekali dengan tiga calon ini, coba mulai kita bikin agak tenang sedikit,’’ ujar Fahri dalam sebuah diskusi kemarin (5/10).

Baca Juga: Prabowo-SBY Semakin Mesra, Jawara Deklarasi Dukung Amin, Ganjar Sarapan Bareng Warga

Saat ini, lanjut dia, sudah waktunya semua pihak mulai memikirkan hal-hal untuk kepentingan nasional. Bukan terus menciptakan konflik antarkelompok. Fahri meyakini, jika hanya dua poros, akan tercipta situasi berhadap-hadapan secara ekstrem.

’’Kita tidak harus bertengkar terus, apalagi mempertengkarkan hal-hal yang semakin memperuncing konflik,” ungkapnya.

Baca Juga: Puan Maharani Disebut Layak Jadi Ketum PDIP, Gantikan Megawati

Fahri mengakui, secara sistem pemilu saat ini tidak sempurna. Sebab, pemilu liberal tidak memfasilitasi kriteria seorang capres yang memiliki narasi, tapi lebih mengedepankan kecocokan.

Selain itu, dia menyebut sebagian besar pimpinan parpol baru menyadari bahwa presidential threshold (PT) 20 persen ternyata merugikan dan memaksa kombinasi politik pragmatis. ’’Adanya persoalan sistem ini yang harus kita perbaiki ke depan,’’ ujar mantan anggota DPR RI tersebut.