Gus Miftah Tidak Kaget Ketika Gibran Diusulkan Golkar Jadi Cawapres Prabowo

PUBLIKSATU, JAKARTA - Diusulkannya Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres untuk berpasangan dengan capres Prabowo Subianto sudah diketahui oleh Gus Mifrah. Gus Miftah mengaku tidak kaget atas diusulkannya Gibran Rakabuming Raka oleh Golkar. Karena dia sendiri sudah tahu salah satu yang dijagokan Airlangga adalah Gibran, selain dirinya sendiri.
"Jujur kalau saya nggak kaget. Saya secara pribadi sudah punya feel sejak musim haji," kata Gus Miftah saat ditemui di hotel Raffles Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (21/10).
Pimpinan salah satu pondok pesantren di Jogjakarta itu mengaku sempat mendoakan Gibran supaya menjadi cawapres dalam pemilihan presiden 2024 mendatang saat berada di Tanah Suci.
Baca Juga: Politik Dinasti Pasca Putusan MK terkait Batas Usia Capres-Cawapres Dalam Sorotan Media Asing
"Salah satu doa saya di Makkah, Mas Gibran menjadi (calon) wakil presiden. Makanya kenapa setelah pulang dari Makkah, saya langsung ketemu Mas Gibran. Salah satunya bicara soal kemungkinan itu," tutur Gus Miftah.
Mendengar pernyataan Gus Miftah kala itu, Gibran tampak kaget karena tidak terbayang dalam benaknya dia akan menjadi cawapres lantaran terhalang oleh umur.
"Dan Mas Gibran bilang, ketemu nggak? Dia nggak ada ambisi," ujar Gus Miftah.
Menurutnya, ada potensi dari sosok Gibran untuk menjadi cawapres. Keyakinan itu semakin kuat setelah Airlangga mulai memperhatikan sosok Gibran.
Baca Juga: Pengamat Sebut Jika Memaksakan Gibran, Prabowo Kemungkinan Kalah di Pilpres
Gus Miftah meyakini diusulkannya nama Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres tidak lepas dari campur tangan Tuhan.
"Saya punya banyak video kiriman dari daerah-daerah dekralasi dan doa besarma untuk Mas gibran. Padahal Mas Gibran belum mengatakan iya," katanya.
"Mau dipaksakan kayak apa pun kalau tidak punya kemampuan susah, mau dijual kayak apa pun kalau tidak laku, susah," tandas Gus Miftah.