Berita Terkini
Nasional

Pasangan Ganjar-Mahfud, 9 Jam Jalani Pemeriksaan Kesehatan di RSPAD

Oleh Djumaluddin, Publik Satu · Senin, 23 Oktober 2023 00:20 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Pasangan Ganjar-Mahfud, 9 Jam Jalani Pemeriksaan Kesehatan di RSPAD
Pasangan capres-cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD selesai menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Minggu (22/10). (Muhammad Ridwan/JawaPos.com)

PUBLIKSATU, JAKARTA - Pasangan bakal calon presiden dan calon wakil presiden (bacapres-bacawapres) Ganjar Pranowo-Mahfud MD selesai menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Minggu (22/10).

Ganjar mengaku tidak menghadapi kendala dalam proses pemeriksaan kesehatan yang berlangsung selama sembilan jam. Mulai dari pukul 07.20 hingga 16.15.

"Saya menyampaikan terima kasih, sejak tadi pagi dilayani dan dibawa ke sana kemari, dari pagi sampai sore saya bersama Pak Mahfud alhamdulillah sudah selesai," kata Ganjar Pranowo di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

Baca Juga: Elektabilitas Prabowo-Erick Lebih Unggul Ketimbang Gaet Gibran

Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu berharap hasil tes kesehatannya baik. Sehingga, bisa memenuhi persyaratan administrasi pendaftaran capres-cawapres di KPU RI.

"Tentu saja mudah-mudahan nanti Insya Allah hasilnya baik, kita sudah melakukan semua proses pemeriksaan secara lengkap. Mudah-mudahan hasilnya juga segera dikirim ke KPU untuk melengkapi seluruh persyaratan administrasi," ucap Ganjar.

Kader PDI Perjuangan itu mengaku tidak ada kendala selama menjalani pemeriksaan kesehatan. Namun, dirinya hanya sempat berkeringat karena treadmill atau harus melakukan lari di tempat.

Baca Juga: Hasil Survei LSI, Ganjar-Mahfud Kalah dari Prabowo-Gibran

"Tidak, saya kira semuanya berjalan dengan sangat baik. Tadi kita sempat berkeringat, karena treadmil. Keringetan ya pak Mahfud? Iya, iya," pungkas Ganjar.

Sebagaimana diketahui, RSPAD Gatot Soebroto melibatkan 50 tim dokter dalam proses pemeriksaan kesehatan ini. Puluhan dokter itu dari berbagai macam spesialis serta melibatkan tim psikologi dan tim BNN.

Bagikan