Berita Terkini
Nasional

Usai Daftar KPU, PPP Kini Fokus Pemenangan Pileg 2024

Oleh Djumaluddin, Publik Satu · Senin, 23 Oktober 2023 00:42 WIB · 2 menit baca
Usai Daftar KPU, PPP Kini Fokus Pemenangan Pileg 2024
Bimbingan Teknis (Bimtek) Workshop Nasional Anggota DPRD PPP se-Indonesia, di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara/Ist

PUBLIKSATU, JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) segera fokus pada pemenangan suara partai di Pileg 2024, setelah pasangan calon yang diusung bersama PDIP, Hanura, dan Perindo, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, sudah terdaftar di KPU RI.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono, menekankan hal itu pada acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Workshop Nasional Anggota DPRD PPP se-Indonesia, di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara.

"Keputusan (Capres-Cawapres) merupakan finalisasi arah perpolitikan nasional. Baik bagi PPP maupun yang bergabung di kerja sama politik. Sekarang kami fokus masalah pemenangan," kata Muhamad Mardiono, lewat keterangan tertulis, Minggu (22/10).

Baca Juga: Golkar Rekomendasikan Gibran Dampingi Prabowo, Anies Minta Penyelenggara Pemilu Netral

Dia juga menyampaikan, posisi PPP merupakan partai akar bawah, sehingga perolehan suara bertumpu pada calon legislatif (Caleg) di masing-masing daerah pemilihan (Dapil).

“Kami akan fokus mengontrol Caleg di Dapil masing-masing, dan memastikan mesin partai di tingkat akar rumput bekerja,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Nasional PPP, Sandiaga Uno, juga berkomitmen fokus pada pemenangan pada pesta demokrasi, dengan program utama ekonomi masa depan, yakni ekonomi hijau.

Baca Juga: Dekat dengan Gus Dur, Sosok Capres-Cawapres Yang Didukung Yenny Wahid

"Saya ingin menepis anggapan bahwa PPP selama ini hanya fokus pada ekonomi masa lalu, tapi harus fokus ke ekonomi hijau," katanya.

Sandiaga juga menambahkan, saat ini internal partai tengah melakukan survei sebagai indikasi awal pemenangan. Setidaknya 11 juta suara menjadi target yang akan diraih partai Kabah.

"Di internal PPP, kami akan mengkontribusikan 11 juta suara dan pemikiran mengenai ekonomi ke depan, menciptakan lapangan kerja, dan stabilitas harga," pungkasnya.