Jika Jadi Presiden, Anies Yakin Tambah Kosa Kata Bahasa Indonesia Jadi 250 Ribu

PUBLIKSATU, JAKARTA - Bacapres dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan, mengkritisi kosa kata dalam bahasa Indonesia yang hanya memiliki 110 ribu kosa kata. Ia membandingkan dengan bahasa negara lain seperti Jepang yang memiliki 250 ribu kosa kata, Jerman 359 ribu kosa kata, Mandarin 500 ribu kosa kata, Inggris 1 juta kosa kata, atau Arab 12 juta kosa kata.
"Bagaimana kita bertanding di tingkat global kalau kosa kata kita sekecil ini?” ucapnya usai memberikan orasi budaya pada Pameran Seni Melayu di Galeri Kunstkring Paleis, Jakarta, Kamis (26/10).
Baca Juga: Yenny Wahid Dukung ke Mahfud, Karena Warga NU dekat dengan Gusdur
Oleh karena itu, ia menyatakan bahwa ke depan menjadi pekerjaan rumahnya untuk memperkaya bahasa Indonesia dengan menambahkan kosa kata bahasa Indonesia dari bahasa-bahasa daerah. "Agar bahasa Indonesia kita makin kaya, makin punya daya penjelas yang lebih kuat lagi," tegasnya.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menjelaskan sudah menjadi tugas pemerintah untuk membangun kebudayaan, termasuk literatut dan sastranya. Dengan kondisi saat ini, Anies mengatakan seharusnya percepatan pengayaan kosa kata dapat dilakukan.
Baca Juga: Simbol Kepemimpinan Perempuan, Yenny Wahid Ditunjuk jadi Dewan Penasihat TPN Ganjar-Mahfud
Jika menjadi presiden, ia menjanjikan percepatan ini dapat dilakukan olehnya. "Jadi saya berharap bisa mencapai angka 250 ribu dalam waktu 5 tahun ke depan," tandasnya. (*)