Berita Terkini
Nasional

Terkait Pemecatan dari PDIP, Gibran Katakan Statatement Puan Maharani Sudah Jelas

Oleh Djumaluddin, Publik Satu · Sabtu, 28 Oktober 2023 02:58 WIB · 2 menit baca
Terkait Pemecatan dari PDIP, Gibran Katakan Statatement Puan Maharani Sudah Jelas
Bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka (DERY RIDWANSAH/JAWAPOS.COM)

PUBLIKSATU, SURAKARTA - Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka angkat suara terkait kabar pemecatan dirinya dari keanggotan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Gibran mengatakan, pernyataan Ketua DPP PDIP Puan Maharani sudah jelas terkait keanggotaannya di PDIP.

"Statement mbak Puan juga sudah jelas, tidak perlu saya ulang-ulang lagi," katanya di Solo, Jawa Tengah, dikutip dari Antara, Jumat (27/10).

Gibran menjelaskan, pertemuan dengan Puan dan Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 Arsjad Rasjid sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu.

"Kan udah saya beritahu berkali-kali dari minggu lalu, ada Pak Arsjad juga, sudah jelas. Beliau beliau memahami, dan itu saja cukup," katanya.

Baca Juga: Cak Imin Akui Ajak Susi Pudjiastuti Jadi Timnas Pemenangan AMIN

Ia mengatakan hal itu menyikapi Ketua PDIP Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo yang menyarankan Gibran agar segera mengembalikan kartu tanda anggota (KTA) PDIP dan undur diri dengan cara santun.

Mengenai hal itu, ia mengaku akan segera menemui FX Rudy.

"Oo..begitu ya. Ya nanti saya temui Pak Rudy ya," katanya.

Selanjutnya, terkait dengan pernyataan Ketua Bidang Kehormatan DPP PDIP Komarudin Watubun yang mengatakan bahwa secara de facto status Gibran Rakabuming Raka di PDIP sudah berakhir, Gibran mengakui pernyataan tersebut.

Baca Juga: Wakili Generasi Senior dan Yunior, Habib Luthfi dan Gus Miftah Dukung Prabowo-Gibran

"Ya itu kalau Pak Komar sudah ber-statement seperti itu ya udah. Saya ngikut aja kalau Pak Komarudin sudah ber-statement seperti itu," katanya.

Sementara itu, hari ini merupakan hari pertama Gibran kembali berkantor usai cuti dua hari untuk melakukan agenda deklarasi capres-cawapres, pendaftaran ke KPU, serta tes kesehatan di Jakarta.

"Ini baru mendarat. (Cuti habis, Red.) Makanya hari ini harus masuk kantor," katanya.