Berita Terkini
Nasional

Soal Gibran, Djarot Merasa Gagal Mendidik Kader

Oleh Djumaluddin, Publik Satu · Selasa, 31 Oktober 2023 02:30 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Soal Gibran, Djarot Merasa Gagal Mendidik Kader
Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat dan Sekjen ‎Hasto Kristiyanto usai melakukan kunjungan ke rumah pengasingan Bung Karno

PUBLIKSATU, JAKARTA - Ketua DPP PDIP Bidang Ideologi dan Kaderisasi Djarot Saiful Hidayat merasa gagal sebagai kader partai karena putra sulung Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menjadi bakal calon wakil presiden pendamping Prabowo Subianto.

"Saya gagal. Di beberapa hal saya gagal, termasuk (kejadian) Mas Gibran misalnya," ujar Djarot dalam diskusi di Ganjar Center, Jakarta, Senin.

Padahal, ia selalu menyuarakan dan menanamkan tiga hal kepada para kader PDIP di Sekolah Partai, yakni disiplin, loyal, dan ikhlas.

Baca Juga: KSAD Jenderal Agus Subiyanto Diusulkan Presiden Jadi Calon Panglima TNI

"Di dalam membangun ideologi dan kaderisasi selalu dibahas dan digelorakan tiga. Satu disiplin, selalu disiplin. Disiplin bicara, disiplin teori, disiplin waktu," katanya. "Kedua loyal, jadi kader itu dididik betul untuk loyal. Loyal terhadap apa? Loyal terhadap ideologi, loyal terhadap tujuan negara, dan loyal kepada aturan partai. Loyal. Ketiga, ikhlas. Jadi, disiplin, loyal, dan ikhlas," sambung dia.

Ia menilai apabila tiga hal itu tidak ada dalam diri Gibran di mana tidak tegak lurus dengan arahan partai. Djarot pun merasa telah gagal membimbing Wali Kota Surakarta, Jawa Tengah, itu.

Djarot lantas menilai jika tiga hal itu tidak ada dalam diri Gibran, maka terjadilah pembangkangan. Dia pun menyebut hal itu membuat dirinya merasa gagal. "Tidak ada loyalitas, tidak ada disiplin, tidak ada ikhlas, dan tidak ada semua," jelas Djarot.

Baca Juga: Relawan Diminta Sandi Uno Dukung Ganjar-Mahfud

Ia merasa prihatin dengan kondisi perpolitikan yang terjadi saat ini karena nilai-nilai yang telah ditanamkan di Sekolah Partai tidak berhasil terwujud.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyinggung sosok Ganjar Pranowo sebagai salah satu kader yang berhasil dididik lantaran tetap teguh di PDIP meski banyak partai lain yang ingin Ganjar bergabung.

"Gagal satu-dua tetapi banyak yang berhasil. Yang berhasil itu Mas Ganjar Pranowo, itu termasuk yang sangat berhasil, karena Mas Ganjar kan pernah dirayu-rayu kan sebelumnya oleh partai yang lain, dirayu-rayu, dia bilang 'tidak', saya kader PDIP," tegas dia. (*)

Bagikan