Gibran Belum Respons Surat dari DPC PDI Perjuangan Solo

PUBLIKSATU, JAKARTA – DPC PDI Perjuangan Solo telah melayangkan surat permohonan kepada Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, berkaitan dengan kelanjutan statusnya sebagai kader PDIP Solo.
Surat itu dikirim kepada Gibran pada Selasa 31 Oktober 2023 lalu, melalui Sekretaris DPC PDIP Solo, Teguh Prakosa, yang kemudian dititipkan kepada ajudan wali kota.
Pasalnya, Teguh kala itu tak bisa berjumpa dengan Gibran.
Baca Juga: PDIP Bakal Tambah Kapal Rumah Sakit jadi 3 Unit
Sementara Gibran sendiri, mengaku sudah menerima surat dari Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyantmo tersebut. Namun kendati begitu, ia belum memberi respon atas permohonan DPC PDIP Solo.
“Sudah saya bawa nggih. Nanti saya tindak lanjuti lagi nggih,” kata Gibran kepada awak media, dikutip dari Radar Solo (Jawa Pos Group), Sabtu (4/11).
Bacawapres Prabowo Subianto itu enggan merinci alasan mengapa tak kunjung memberi kepastian kepada partai yang membesarkan namanya itu. Tetapi, ia berjanji akan memberi kabar apabila respon tersebut disampaikan, baik berupa surat balasan maupun pertemuan kedua belah pihak.
“Nanti ya (soal kapan waktu akan bertemu, Red),” imbuhnya.
Baca Juga: Soal Baliho Ganjar-Mahfud MD Hilang, Alumni Angkatan Muda Muhammadiyah Bali Ingin Pilpres Damai
Adapun surat yang dimaksud, adalah berisi dua poin permohonan DPC PDIP Solo kepada Gibran Rakabumingraka, yakni untuk segera mengajukan surat pengunduran diri dari status kader PDIP Solo dan mengembalikan Kartu Tanda Anggota (KTA).
Keluarnya surat tersebut dari meja DPC PDIP Solo kepada kadernya itu, merupakan buntut dari langkah Gibran yang menerima pinangan Prabowo Subianto untuk menjadi wakilnya dalam kontestasi pilpres 2024 mendatang.
Padahal, PDI Perjuangan sendiri telah jelas-jelas mengusung dan mendukung Ganjar Pranowo sebagai bacapres, dengan bacawapresnya adalah Mahfud MD.