Berita Terkini
Nasional

Tunggu Tanggal Cantik, Wali Kota Medan Bobby Nasution Bakal Kembalikan KTA PDIP

Oleh Djumaluddin, Publik Satu · Rabu, 15 November 2023 02:04 WIB · 2 menit baca
Tunggu Tanggal Cantik, Wali Kota Medan Bobby Nasution Bakal Kembalikan KTA PDIP
Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution resmi dikeluarkan dari DPC PDI Perjuangan Kota Medan. (SUMUT POS)

PUBLIKSATU, JAKARTA – Wali Kota Medan Bobby Nasution telah resmi dipecat dari keanggotaannya sebagai kader PDIP. Bukan tanpa alasan, pemecatan itu dijatuhkan lantaran Bobby tak mendukung paslon usungan PDIP, yakni Ganjar Pranowo–Mahfud MD.

Lebih dari itu, menantu Presiden Jokowi itu juga secara terang-terangan mengungkapkan dukungannya kepada sang adik ipar, yakni Gibran Rakabumingraka, yang didapuk sebagai pendamping Prabowo Subianto dalam kontestasi pilpres 2024 mendatang.

Adapun pemecatan tersebut secara resmi tertuang dalam surat No.217 /IN/DPC-29.B-26.B/XI/2023 perihal pemberitahuan kepada M Bobby Afif Nasution pertanggal 10 November 2023.

Diketahui, sebelum resmi dipecat, Bobby sempat diberi waktu selama tiga hari untuk mengundurkan diri sekaligus mengembalikan kartu tanda anggota (KTA). Namun, imbauan itu tak digubrisnya.

Baca Juga: Gunakan Bangunan Bekas Moh Yamin Buat Rumah Pemenangan AMIN , Anies Sebut Agar Mengingat Para Pendiri NKRI

Usai dipecat, Bobby pun berencana mengembalikan KTA tersebut. Namun, ia belum membeberkan kapan akan melakukannya karena menunggu waktu yang tepat.

“Saya juga sudah berkoordinasi dengan sekretaris, nanti kita cari tanggal cantiknya,” kata Bobby, dilansir dari Antara, Selasa (14/11).

Terpisah, Ketua DPC PDIP Medan, Hasyim ME, mengatakan bahwa pihaknya tak mempermasalahkan apakah Bobby akan mengembalikan KTA atau tidak. Lagipula, kata dia, menantu tertua Presiden Jokowi itu kini sudah bukan lagi kader PDIP.

“KTA dikembalikan atau tidak bukan lagi masalah, dikembalikan atau tidak bukan lagi masalah. Kalau dikembalikan kita terima, kalau mau disimpan jadi kenang-kenangan juga tidak apa-apa,” kata Hasyim, dilansir dari SumutPos.co (Jawa Pos Group).

Baca Juga: Pasangan Ganjar-Mahfud Tak Permasalahkan Dapat Nomor Urut Berapapun

Sebelumnya, pemecatan serupa juga menyasar kepada Wali Kota Surakarta Gibran Rakabumingraka. Pasalnya, alih-alih mendukung Ganjar sebagai yang diusung PDIP untuk pilpres 2024, Gibran justru maju mendampingi Prabowo Subianto sebagai bacapres dan bacawapres.

Hasyim menjelaskan, PDIP telah mewajibkan semua kadernya untuk mendukung Ganjar Pranowo yang maju sebagai capres 2024. Perintah itu termuat dalam Surat DPP PDI Perjuangan No.5640/IN/DPP/X/2023 tertanggal 19 Oktober.

Sehingga dengan begitu, ketidakhadiran Bobby dan Gibran dalam mendukung Ganjar – Mahfud, menjadikannya tak ada alasan lain untuk keputusan pemecatan.