TPN Ganjar-Mahfud Bentuk Deputi Inklusi yang Mayoritas di Isi Kaum Perempuan

PUBLIKSATU, JAKARTA - Struktur Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud bertambah, kini terdapat Deputi Inklusi yang anggotanya mayoritas perempuan. Ketua TPN Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid mengatakan, Deputi Inklusi itu dikomandani oleh Jaleswari Pramodhawardhani, yang kini masih menjabat Deputi V Kantor Staf Kepresidenan (KSP).
"TPN Ganjar-Mahfud hari ini kedatangan para perempuan hebat yang aktif di berbagai bidang mulai dari Politik, Demokrasi, Anti Korupsi hingga isu Lingkungan," kata Arsjad di Gedung High End, Jakarta, Rabu (15/11).
Perempuan yang bergabung dalam Deputi Inklusi itu merupakan berlatar belakang aktivis. Mereka di antaranya Ika Ardina, Nia Sjarifudin, Ruby Khalifah, Sandra Monika hingga Yustitia Arief.
Baca Juga: TKN Tekankan fitnah Jelang Pemilu, Membuat Lelah Masyarakat dan Merusak Cara Berpolitik
Arsjad mengatakan, perempuan memiliki peran yang besar dalam membangun negara. Menurutnya, para wanita yang bergabung itu ingin memperjuangkan nilai-nilai demokrasi di Indonesia.
"Kami percaya perempuan memiliki peran yang besar dalam membangun Indonesia ke depan," ucap Arsjad.
Lebih lanjut, Arsjad menginginkan suasana politik pada Pilpres 2024 berjalan menyenangkan. Sehingga, proses pemilihan umum berjalan aman dan damai.
"Pasangan Ganjar-Mahfud adalah sosok baik untuk niat dan awalan yang baik, insyaAllah jalan dan hasilnya nanti pun juga baik," ujar Arsjad.
Baca Juga: Singgung Soal Kecurangan Dalam Pemilu, Begini Naskah Lengkap Pidato Cak Imin di KPU
Dalam kesempatan ini, Jaleswari mengaku tak melanggar hukum bergabung ke TPN Ganjar-Mahfud, meski belum mengundurkan diri dari KSP.
"Saya sebagai bagian dari pemerintah, saya sadar betul bahwa aturan-aturan hukum yang ada, kami sudah mencermati juga, insya Allah tidak melanggar aturan," ucap Jaleswati.
Jaleswari pun mengaku, kedatangan dirinya ke TPN Ganjar-Mahfud juga sudah mengajukan cuti.
"Hari ini saya cuti dan saya tidak menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan ini," pungkasnya.