Menteri dari PDIP Dipastikan Tetap Bekerja Profesional

PUBLIKSATU, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto memastikan menteri dari partainya tetap melaksanakan tugas sebagai pembantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara profesional. Sejauh ini, tidak ada tekanan yang datang.
"Jadi, menteri di PDI Perjuangan tetap bertanggung jawab bagi bangsa dan negara, karena tugasnya jadi pembantu Presiden RI siapa pun itu," kata Hasto di sela-sela rapat Konsolidasi Nasional TPN Ganjar-Mahfud di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (18/11).
Baca Juga: Lewat FKUB, Kemendagri Ajak Seluruh Lapisan Masyarakat Jaga Kerukunan Umat Beragama di Pemilu 2024
Hasto menyatakan, PDIP melarang para menterinya untuk menekan jajaran di bawahnya demi kepentingan Pemilu 2024. Proses demokrasi harus berjalan sesuai konstitusi.
"Kami berpolitik secara dewasa, PDI Perjuangan banyak alami pasang naik-pasang turun sehingga kami sudah menampilkan tingkat kedewasaan," jelas Hasto.
Baca Juga: TPN Ganjar Pranowo-Mahfud MD Menggelar Konsolidasi TPD di 38 Provinsi
Sekretaris Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud ini menyatakan, fenomena yang terjadi saat ini seperti ujian naik kelas. PDIP saat ini dikepung oleh partai politik dan kekuasaan.
"Ibaratnya mental spiritual ujian terhadap soliditas partai, ujian terhadap konsistensi dalam semangat juang khususnya amanat reformasi, ini semua ujian-ujian bagi kami, dan kami tanggapi dengan semangat," pungkas Hasto.