Berita Terkini
Nasional

Jokowi: Hati-hati memilih Pemimpin

Oleh Djumaluddin, Publik Satu · Sabtu, 25 November 2023 05:20 WIB · 2 menit baca
Jokowi: Hati-hati memilih Pemimpin
Presiden Joko Widodo (Jokowi). ( (Dok. Setpres))

PUBLIKSATU, KALBAR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempersilakan rakyat Indonesia untuk memilih calon presiden dan wakil presiden masing-masing dalam Pilpres 2024 yang akan mendatang.

"Mau memilih Pak Anies, silakan. Mau memilih Pak Prabowo, silakan. Mau memilih Pak Ganjar, silakan," kata Jokowi saat menyampaikan sambutan di acara pembukaan Kongres XXXII Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Munas Korps HMI-Wati (Kohati) XXV 2023, di Kalimantan barat, Jumat (24/11).

Jokowi kemudian mengingatkan supaya publik berhati-hati dalam memilih pemimpin, supaya kemajuan yang ada dan telah dicapai, tidak menjadi sia-sia.

Baca Juga: Partisipasi Generasi Milenial dan Gen Z Dinilai Sangat Penting dalam Pemilu 2024

"Jangan sampai kemajuan yang telah ada, yang telah terbangun ini menjadi sia-sia karena perpecahan, karena kesalahan kita dalam memilih pemimpin," ujar Presiden seperti dikutip JawaPos dari antara, Jumat (24/11).

"Sehingga sering saya bicara bolak-balik hati-hati memilih pemimpin," tambahnya.

Presiden ke-7 RI ini juga menyampaikan bahwa kedaulatan berada di tangan rakyat. Siapapun pemenang Pilpres, Ucap Presiden, itu merupakan kehendak Allah SWT dan kehendak rakyat.

"Semuanya kita serahkan kepada rakyat karena yang punya kedaulatan adalah rakyat," tutur Jokowi.

Baca Juga: Bersholawat Bareng Gibran, Zulhas Ajak Bangsa Indonesia Doakan Palestina dan Pemilu Damai

"Siapapun yang bapak-ibu dan saudara-saudara pilih, yang menang itu adalah pemenang kehendak, pertama memang kehendak Allah, yang kedua memang kehendak rakyat," imbuhnya.

Ayah Gibran Rakabuming Raka ini lalu berujar jika semua hasilnya akan ditentukan pada pemilihan langsung oleh rakyat tanggal 14 Februari 2024.

Selanjutnya, ia berharap supaya HMI bisa selalu aktif mengawal perjalanan sejarah Indonesia menjaga persatuan dan perdamaian bangsa menuju Indonesia maju yang dicita-citakan.