Berita Terkini
Nasional

Agar Lulusannya Siap Penuhi Kebutuhan Dunia Kerja, Gibran Ingin Industri Berkontribusi dalam Pengembangan Fasilitas SMK

Oleh Djumaluddin, Publik Satu · Sabtu, 9 Desember 2023 05:13 WIB · 2 menit baca
Agar Lulusannya Siap Penuhi Kebutuhan Dunia Kerja, Gibran Ingin Industri Berkontribusi dalam Pengembangan Fasilitas SMK
Calon Wakil Presiden RI dari Koalisi Indonesia Maju Gibran Rakabuming Raka bersama juru bicara Gibran, Emil Elestianto Dardak (kedua kiri) dan Arumi Bachsin saat konferensi pers di Jakarta (DERY RIDWANSAH/ JAWAPOS.COM)

PUBLIKSATU, JAKARTA - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan solusi terkait masalah pengangguran yang didominasi lulusan SMK. Gibran pun akan mengajak sektor industri untuk mendampingi dan meng-upgrade tenaga pengajar serta alat-alat pembelajaran di sekolah-sekolah kejuruan atau SMK.

"Jadi, dari SMK dan kebutuhan industrinya bisa sama-sama match," kata Gibran dalam wawancara bertajuk 'Info A1: Kali Ini Gibran Bicara Panjang, Siap Debat?', Jumat (8/12).

Baca Juga: Muhaimin Sebut Pertumbuhan Pembangunan di Kota dan Desa Harus Merata

Gibran mencontohkan, sebagai Wali Kota Surakarta, dirinya sudah menerapkan beberapa SMK untuk melakukan kerja sama dengan para donatur di dunia industri. "Ada SMK yang fokus ke coding programing, kita perbaharui semua komputernya. Ada juga yang fokus ke food and beverage (FnB). Jadi, alat-alat masaknya, alat-alat kitchen equipment kita perbaharui," katanya.

Dengan lengkapnya fasilitas di SMK, para lulusan menjadi lebih siap untuk terjun di industri selepas pendidikan nanti. "Jadi, ketika lulus SMK dia langsung diserap industri. Tidak perlu lagi nanti sudah selesai SMK tapi karena yang dipelajari di SMK-nya tidak up to date dia misalnya harus kursus lagi," sambungnya.

Baca Juga: Selain Gerindra dan PPP, 7 Fraksi di DPR Tolak Gubernur Jakarta Ditunjuk Presiden

Oleh karena itu, ke depannya jika diamanatkan dan dipercaya menjadi Wapres, Gibran ingin memastikan solusi tersebut diterapkan secara bertahap, sehingga masalah pengangguran bisa terselesaikan.

"Kita akan kerjasamakan dengan swasta karena kebutuhan industri yang mengerti y pelaku industri itu sendiri, gurunya kita upgrade, alat-alatnya kita upgrade jangan sampai ada ketimpangan antara SMK dan industri," pungkas Gibran.