Berita Terkini
Nasional

Ganjar Dukung Perempuan Tak Buru-Buru Menikah dan Harus Mengenyam Pendidikan Tinggi

Oleh Djumaluddin, Publik Satu · Senin, 18 Desember 2023 02:07 WIB · 2 menit baca
Ganjar Dukung Perempuan Tak Buru-Buru Menikah dan Harus Mengenyam Pendidikan Tinggi
Kiai dan ulama se-Kabupaten Bekasi, beserta Laskar Juang (Laju) Indonesia menyampaikan Piagam Perjuangan Nurul Huda kepada Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo. (istimewa)

PUBLIKSATU, MAGELANG – Tingkat pernikahan dini di Indonesia berdasarkan data UNICEF yang dikeluarkan pada 2022 menduduki peringkat ke-8 dunia dan ke-2 di ASEAN dengan 1,5 juta kasus pernikahan dini.

Kementerian Pemberdayaan dan Perlindungan Anak (Kemenppa) RI juga mencatat pengadilan agama menerima 55 ribu permohonan dispensasi pernikahan usia dini sepanjang 2022.

Angka tersebut dua kali lebih banyak dibanding tahun sebelumnya. Selain itu, sebanyak 14,15 persen perempuan di bawah usia 16 tahun pada 2022 terdampak pada persoalan ini.

Persoalan tersebut meningkat saat masa pandemi Covid-19 serta didorong faktor lainnya seperti bertambahnya angka putus sekolah, kondisi ekonomi keluarga yang menurun, kepatuhan pada agama dan adat istiadat, dan pengaruh lingkungan sekitar.

Persoalan pernikahan dini di Indonesia disoroti oleh Calon Presiden Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo, saat berkunjung ke Pondok Pesantren Darussalam Timur, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (17/12).

Mulanya ia meminta kepada ibu-ibu untuk mendorong anak laki-lakinya menempuh pendidikan hingga perguruan tinggi yang disetujui oleh para ibu-ibu.

Namun, pesan itu juga ia tunjukkan bagi anak perempuan sebab baginya perempuan juga memiliki hak yang sama dalam pendidikan.

"Kalau punya anak perempuan, juga sama. Sekolahkan yang tinggi. Setuju? Jangan buru-buru nikah, ya," kata Ganjar.

Selain itu, kunjungannya ke Magelang juga melepas rasa rindunya untuk bertemu masyarakat Jawa Tengah usai menjabat Gubernur Jawa Tengah per 5 September 2023.

“Setelah saya pensiun dari Gubernur Jawa Tengah, saya belum berkeliling lagi,” ucapnya.

Sebelumnya, Cawapres yang berpasangan dengan Mahfud MD tersebut mengawali hari ke-20 berkampanyenya menghadiri acara di Universitas Gadjah Mada.

Selain, Pondok Pesantren Darussalam Timur, ia juga mengunjungi Pondok Pesantren Al-Ma’shum untuk bersilaturahmi dengan Kiai Haji Sholihun serta tokoh lintas agama dan etnis.