Berita Terkini
Nasional

KPU Jamin Panelis Berintegritas

Oleh Djumaluddin, Publik Satu · Minggu, 7 Januari 2024 03:22 WIB · 2 menit baca
Bagikan
KPU Jamin Panelis Berintegritas
Ketua KPU RI, Hasyim Asyari/RMOL

PUBLIKSATU, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjamin integritas panelis-panelis debat ketiga untuk calon presiden (Capres), yang akan berlangsung di Hall Istora Senayan, Jakarta Pusat, Minggu besok (7/1).

Ketua KPU RI, Hasyim Asyari menjelaskan, 11 nama panelis yang ditunjuk pihaknya untuk menyusun pertanyaan bagi 3 capres, berasal dari layar belakang akademik yang jelas.

"Jadi kita meyakini semuanya punya integritas lah para panelis itu," ujar Hasyim kepada wartawan, Sabtu (6/1).

Dia mengatakan, panelis bisa berasal dari berbagai macam kelembagaan. Tetapi, KPU bertugas memastikan mereka punya kapasitas, punya integritas akademik yang dijaga dan sesuai dengan tema yang diangkat.

Dalam debat ketiga besok, KPU mengangkat tema Pertahanan, Keamanan, Hubungan Internasional, Globalisasi, Geopolitik, dan Politik Luar Negeri.

"Sehingga hal-hal yang berkaitan dengan panelis, baik terkait keahlian atau institusi mana itu sudah disampaikan dan dibicarakan, terakhir dalam rapat antara KPU dengan pasangan calon dan televisi pada Kamis (4/1)," demikian Hasyim menambahkan.

Berikut ini daftar nama panelis debat ketiga untuk capres yang berlangsung di Hall Istora Senayan, Jakarta Pusat, Minggu besok (7/1):

1. Guru Besar Keamanan Internasional FISIP Universitas Kristen Indonesia, Prof Angel Damayanti

2. Dosen Hubungan Internasional Ahli Kajian Industri Pertahanan dan Ahli Teknologi Universitas Bina Nusantara, Puri Maharani Safitri

3. Guru Besar Ilmu Hubungan Internasional Universitas Indonesia, Prof Evi Fitriani

4. Guru Besar Hukum Internasional di Fakultas Hukum Universitas Indonesia dan Rektor Universitas Ahmad Yani, Prof Hikmahanto Juwana

5. Ahli Aspek Geospasial Hukum Laut dari Universitas Gajah Mada, I Made Andi Arsana

6. Dosen Program Studi Hubungan Internasional Ahli Keamanan dan Pertahanan Universitas Pertamina, Dr Ian Montratama

Bagikan