Berita Terkini
Nasional

Cegah Money Politik dan Keterlibatan ASN, KIPP: Tugas Bawaslu dan Seluruh Masyarakat

Oleh Murdin · Sabtu, 26 Oktober 2024 02:06 WIB · 2 menit baca
Cegah Money Politik dan Keterlibatan ASN, KIPP: Tugas Bawaslu dan Seluruh Masyarakat

PUBLIKSATU, BAUBAU - Jelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tidak lama lagi namun menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya budaya money politik dan pelanggaran netralitas ASN.

Sehingga, Komite Independen dan Pemantau Pemilu (KIPP) Sulawesi Tenggara memandang penting kerjasama pengawas pemilu dan masyarakat untuk menciptakan Pilkada yang sesuai dengan harapan.

Ketua KIPP Sulawesi Tenggara (Sultra) Muhammad Nasir mengatakan, terkait siapa sebenarnya yang mengawasi ini Pikada atau Pemilu sebenarnya secara formal yang mengawasi adalah Bawaslu yang diberikan kewenangan.

Tetapi secara hakikat demokrasi, lanjut Nasir, maka seluruh masyarakat yang mengawasi. Wujudnya dimana? Partisipasinya terhadap masyarakat dan itu dijamin oleh Undang-undang.

"Di Peraturan KPU Nomor 9 tahun 2022 tentang partisipasi masyarakat ada disitu menyebutkan pemantau pemilu masyarakat perlu dilibatkan," tegas Nasir dalam sebuah acara diskusi disalah satu Villa dan Cafe di Kota Baubau, senin 21/10.

Dikatan, setiap pelaksanaan pemilihan umum termaksud pemilihan kepala daerah setiap lima (5) sekali praktek money politik dan perlanggaran netralitas ASN seringkali terjadi termaksud wilayah Sulawesi Tenggara.

Dan wujud nyata partisipasi baik Bawaslu maupun masyarakat, lanjut dia, dalam mencegah terjadinya money politik dan pelanggaran netralitas dengan adanya kegiatan Media Briefing dengan mengangkat tema, “Jalan Sesat Meraih Kekuasaan Awas Politik Uang dan Netralitas Aparatur Sipil Negara,”.

Kegiatan Media Briefing tersebut digagas oleh Komunitas Pemilu Bersih bersama Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) dan Indonesia Working Group On Forest Finance (IWGFF).

Media Briefing ini menghadirkan tiga narasumber yakni, Anggota Bawaslu Baubau, Almin, Deklarator Nasional sekaligus Ketua Indonesia Budget Center (IBC) Arif Nur Alam dan Ketua KIPP Sulawesi Tenggara, Muhammad Nasir dengan moderator, Azan yang juga merupakan Koordinator Komunitas Pemilu Bersih Buton Raya.

Peliput: Murdin