Berita Terkini
Nasional

Bupati Haliana Hadiri Pertemuan Dengan Menteri UMKM, Kolaborasi Untuk Peningkatan Ekonomi Rakyat.

Oleh Suparman · Selasa, 13 Mei 2025 02:15 WIB · 3 menit baca
Bupati Haliana Hadiri Pertemuan Dengan Menteri UMKM, Kolaborasi Untuk Peningkatan Ekonomi Rakyat.
Kolaborasi Menteri UMKM dengan 7 Kabupaten Sultra, Ketua Bidang UMKM BPD HIPMI Sulawesi Tenggara, Ikhsan Jamal, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Menteri UMKM RI, Maman Abdurrahman (Suparman)

PUBLIKSATU, KENDARI - Ketua Bidang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Sulawesi Tenggara, Ikhsan Jamal, memberikan apresiasi tinggi kepada Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI, Maman Abdurrahman. Apresiasi ini diberikan karena Menteri UMKM RI telah menjalin kolaborasi strategis dengan seluruh pemerintah kabupaten di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Ikhsan Jamal menilai bahwa langkah ini sangat positif dan dapat membawa manfaat besar bagi UMKM di Sulawesi Tenggara. Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan UMKM di Sulawesi Tenggara dapat semakin berkembang dan bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Diketahui, Inisiatif ini dinilai sebagai terobosan nyata dalam memperkuat peran UMKM sebagai ujung tombak ekonomi daerah. “Kolaborasi ini adalah angin segar bagi pelaku UMKM di Sultra. Selama ini mereka berjalan sendiri, kini pemerintah hadir bukan hanya sebagai fasilitator, tapi juga mitra yang memberi solusi nyata,” ujar Ikhsan Jamal, Kamis (8/5/2025).

Program yang dijalankan oleh Menteri UMKM RI, Maman Abdurrahman, mencakup beberapa aspek penting untuk meningkatkan kualitas dan daya saing UMKM di Sulawesi Tenggara. Program-program tersebut meliputi:

1. Pelatihan wirausaha muda: untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan wirausaha muda dalam mengelola usaha.

2. Digitalisasi UMKM: untuk meningkatkan kemampuan UMKM dalam menggunakan teknologi digital dan meningkatkan efisiensi serta efektivitas usaha.

3. Kemudahan perizinan: untuk mempermudah proses perizinan dan mengurangi birokrasi yang dihadapi oleh UMKM.

4. Akses pembiayaan: untuk meningkatkan akses UMKM terhadap sumber pembiayaan dan modal usaha.

5. Perluasan pasar lokal dan nasional: untuk meningkatkan kemampuan UMKM dalam menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan penjualan produk.

Pendekatan lintas-kabupaten ini menurut Ikhsan adalah bentuk keseriusan negara dalam membangun ekonomi dari bawah.“Pemerintah tidak lagi menunggu, tapi turun langsung ke daerah-daerah. UMKM di Wakatobi, Muna, Muna Barat, Konawe Selatan, Buton, Buton Utara semuanya mendapat ruang tumbuh. Ini bukti bahwa pembangunan tidak lagi terpusat,” lanjutnya.

Bupati Wakatobi, Haliana turut hadir dalam pertemuan dengan Menteri UMKM Republik Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Haliana menyampaikan potensi UMKM Wakatobi serta peranannya dalam menyerap tenaga kerja dan menjadi penggerak ekonomi kerakyatan. Bupati Halian juga mengajak Kementerian UMKM untuk berkolaborasi dalam meningkatkan kualitas produk dan sumber daya manusia (SDM) UMKM Wakatobi.

" Alhamdulillah, saya dan beberapa bupati di Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan koordinasi dengan Menteri UMKM Republik Indonesia. Pada kesempatan tersebut, saya menyampaikan potensi UMKM Wakatobi serta serapan tenaga kerja di sektor UMKM yang menjadi penggerak ekonomi kerakyatan" ujarnya.

Kesempatan tersebut juga menjadi momentum untuk mengajak Kementerian berkolaborasi dalam mendukung peningkatan kualitas produk maupun SDM UMKM Wakatobi.

"Insya Allah, pada Wakatobi WAVE tahun ini, Bapak Menteri UMKM akan hadir bersama jajaran untuk membuka Expo UMKM dan berinteraksi langsung dengan para pelaku UMKM" sambung Haliana.

Selain itu , Ikhsan Jamal menegaskan bahwa HIPMI Sultra siap menjadi penggerak dan mitra aktif dalam program pemberdayaan UMKM. Menurutnya, keberhasilan UMKM tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari dampaknya terhadap masyarakat, seperti penciptaan lapangan kerja, pengurangan kesenjangan, dan peningkatan kesejahteraan yang merata.

HIPMI Sultra berkomitmen untuk mendukung program-program pemberdayaan UMKM dan menjadi mitra yang aktif dalam meningkatkan kualitas dan daya saing UMKM di Sulawesi Tenggara. “Membangkitkan UMKM sama dengan menghidupkan ekonomi rakyat. Dan Sultra punya potensi besar untuk jadi motor pertumbuhan ekonomi berbasis usaha mikro dan kecil,” tegas Ikhsan.

Ia juga mengajak para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk tidak ragu memanfaatkan peluang yang ada. Ia mendorong para pelaku UMKM untuk aktif berpartisipasi dalam program-program pemberdayaan yang ditawarkan, sehingga dapat meningkatkan kualitas dan daya saing usaha mereka. “Kolaborasi ini momentum. Saatnya UMKM naik kelas. HIPMI akan terus mengawal,” tutupnya (p7).