Berita Terkini
Nasional

Rektor IKT Buton Raya Banta Lakukan Pemerasan Kepada Mahasiswa

Oleh Murdin · Sabtu, 17 Mei 2025 02:13 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Rektor IKT Buton Raya Banta Lakukan Pemerasan Kepada Mahasiswa
Rektor IKT Buton Raya, La Ode Muhammad Irwin Syawal. ((Foto Murdin))

PUBLIKSATU, BAUBAU - Rektor Institut Kesehatan dan Teknologi (IKT) Buton Raya, La Ode Muhammad Irwin Syawal, S.S.,M.Hum membantah tudingan soal adanya pungutan liat yang terjadi di lingkungan kampus.

Adanya informasi yang beredar bahwa pihak kampus telah melakukan pemotongan bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang didapatkan oleh mahasiswa, menurutnya, hal itu baru sebatas isu yang bisa dipertanggungjawabkan.

"Alangkah baiknya memang saya klarifikasi saja dhi karena kalau misalnya masih dalam bentuk isu, kami yang sejauh ini belum ada dan memang tidak pernah ada," tegas Irwin kepada wartawan di IKT Buton Raya, Jumat 16/05.

Dikatakan, kalaupun hal itu terjadi pihaknya tidak mengetahui, menurutnya, apa lagi informasi tersebut baru sebatas isu dan kalau dilihat secara rinci perlu ada pembuktian.

"Dan memang kedatangan bapak-bapak ini juga penting karena memang kita perlu juga klarifikasi terkait isu-isu yang beredar diluar yang sekarang jadi pandangan dari luar terhadap kami. Kalau secara pribadi dan institusi kami tidak tahu menauhu terkait hal itu," pungkasnya.

Sebelumnya, diberitakan pengakuan salah seorang mahasiswa yang enggan mau menyebutkan nama mengaku bahwa pihak kampus telah membebani biaya administrasi sebesar Rp 9 jutaan agar diuruskan bantuan KIP.

Diketahui, pada tahun 2024/2025 penerima bantuan subsidi peserta didik khususnya mahasiswa di IKT Buton Raya sebanyak 108 orang. Tentunya bantuan KIP tersebut bersumber melalui dana aspirasi dewan yang merupakan program Kementerian Pendidikan, Sains dan Telnologi.

IKT Buton Raya diketahui, terdapat empat jurusan yang meliputi S1 Administrasi Kesehatan, D3 Kebidanan, S1 Gizi dan S1 Teknologi Informasi.

Peliput: Murdin

Bagikan