Tim KKN-PPM UGM Siap DiBerangkatkan dengan Misi Penguatan SDM dan SDA Berkelanjutan di Kabupaten Muna

PUBLIKSATU, RAHA --- Tim KKN-PPM Universitas Gadjah Mada unit “Muna Merona” akan melakukan kegiatan program pengabdian masyarakat mulai tanggal 20 Juni - 8 Agustus 2025 di Desa Moolo, Kecamatan Batukara, Kabupaten Muna.
Tema yang diambil dalam kegiatan KKN itu adalah “Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Muna melalui Pengelolaan Sumber Daya Alam yang Berkelanjutan dan Penguatan Sumber Daya Manusia".
Koordinator Mahasiswa Unit “Muna Merona”2025 Leilani Felisha Anggini Setyawan mengatakan Menjelang keberangkatan, Tim KKN Muna Merona telah melakukan koordinasi secara intensif dengan para kepala desa dari ketiga wilayah sasaran. Ketiga desa itu adalah Desa Lapole dan Desa Pohorua kecamatan Maligano serta Desa Moolo Kecamatan Batukara.
Hasilnya tim akan disambut dengan antusiasme dan keterbukaan yang tinggi dari para pemangku kepentingan lokal, yang menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program kerja dari Tim KKN-PPM Universitas Gadjah Mada itu.
“Kami merasa sangat diterima oleh masyarakat setempat, terutama para kepala desa, Pak Natsir, Pak Jamal, dan Pak Kamal, yang menyambut rencana program kami dengan tangan terbuka. Ini memperkuat semangat kami untuk mengabdi dan bertumbuh bersama masyarakat Muna,”ujarnnya.
Leilani menyatakan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2023, Kabupaten Muna memiliki kekayaan komoditas lokal seperti 19.976 ekor sapi (4.401 sapi potong), 13.620 unit jambu mete, 6.069 unit jagung, dan 5.391 unit kelapa. Sehingga mereka berkomitmen Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal.
Namun kata dia, masyarakat masih menghadapi tantangan dalam pengelolaan sumber daya yang belum maksimal dan kualitas sumber daya manusia yang terbatas, terutama di bidang pendidikan, ekonomi desa, dan pengelolaan lingkungan.
Berangkat dari realitas tersebut, Tim KKN “Muna Merona” merancang program-program berbasis kebutuhan lokal dan potensi wilayah.
Ada subtema besar menjadi fondasi pengabdian mereka yaitu Pengembangan Sumber Daya Lokal dan Sektor Pertanian Berkelanjutan, Penguatan Ekonomi dan UMKM Melalui Program Digitalisasi, Pengembangan Infrastruktur dan Teknologi Tepat Guna, Akselerasi Pendidikan Sosial dan Budaya Masyarakat, Edukasi Literasi Kesehatan Keluarga dan Gizi Anak.
Melalui pendekatan partisipatif dan lintas disiplin, Tim KKN “Muna Merona” berharap dapat menghadirkan solusi yang kontekstual dan berkelanjutan di tiap desa sasaran.
"Program akan meliputi pelatihan, pendampingan, pengolahan pascapanen, hingga edukasi lingkungan dan penguatan kapasitas kelembagaan desa,"jelas Leilani
Leilani mengatakan media Sosial dan Dukungan Publik Selama masa pengabdian, perkembangan dan capaian program Tim KKN “Muna Merona” dapat diikuti melalui akun Instagram resmi di @munamerona. Selain itu tim juga membuka ruang kolaborasi dari berbagai pihak yang memiliki visi serupa dalam mendorong pembangunan desa berkelanjutan.