Berita Terkini
Nasional

Tertarik Inovasi PT MPS Jaga Kelestarian Hutan Mangrove, Bupati Muna Beri Bantuan 1.000 Bibit Pohon Mangrove

Oleh Anuardin · Jumat, 20 Juni 2025 03:40 WIB · 2 menit baca
Tertarik Inovasi PT MPS Jaga Kelestarian Hutan Mangrove, Bupati Muna Beri Bantuan 1.000 Bibit Pohon Mangrove
Ketgam: Bupati Muna H. Bachrun menyerahkan bantuan bibit mangrove kepada manejemen PT. MPS. ((foto:Anuardin))

PUBLIKSATU, RAHA --- Bupati Muna H. Bachrun menyerahkan bantuan bibit mangrove sebanyak 1.000 pohon siap tanam kepada PT. Mitra Pembangunan Sultra (MPS) di lokasi konservasi hutan mangrove di Desa Lasalepa Kecamatan, Lasalepa, Kamis, 19/06/2025

Dalam kegiatan itu, Bupati didampingi sang istri, Prof. Sitti Leomo, Sekda Muna Eddy Uga, dan beberapa kepala OPD lainnya. Pemberian bantuan bibit itu setelah Bupati menerima laporan tentang program PT. MPS membuat program inovatif untuk menjaga hutan mangrove dengan membuka jalan untuk pelestarian tanaman mangrove.

Sebagai bentuk dukungan, Bachrun turut menyerahkan secara simbolis 1.000 bibit mangrove siap tanam kepada pihak manejemen PT. MPS

Dilokasi mangrove, Bupati Muna dan rombangan lain yang ikut mendampingi sempat dibuat terkesan saat menyusuri kawasan mangrove milik PT MPS yang terletak di bibir pantai Motewe yang terlihat hijau dengan pohon mangrove.

Bupati Muna, H Bachrun mengatakan ketertarikannya terhadap program mangrove yang digagas oleh PT. MPS karena selain untuk menjaga kelestarian lingkungan juga akan membuat budidaya kepiting bakau.

Baginya ini merupakan kolaborasi antara konservasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Sehingga dirinya mengajak kepada masyarakat Untuk tidak merusak mangrove.

"Saya tertarik dikawasan ini karena beliau akan memelihara kepiting mangrove didalam, kalau masyarakat terlibat didalam. Kalau masyarakat diajak budidaya kepiting bakau, secara otomatis mereka akan ikut menjaga mangrove. Karena itu habitatnya,” ujarnya.

Sejalan dengan Visi Besar Bupati Muna

Menariknya, langkah inovatif PT MPS ini sejalan dengan visi besar yang dipaparkan langsung oleh Bupati Muna dalam forum dunia Konferensi Kelautan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau UNOC-2025 di Nice, Prancis beberapa waktu lalu.

“Ini salah satu misi saya setelah dari Prancis, membantu masyarakat melestarikan wilayah pesisir dan tidak merusak mangrove yang selama ini terabaikan,” ungkapnya.

Selain itu Bachrun mengatakan bahwa untuk menggalakan penanaman pohon mangrove dimjna akan dilakukan dengan pola pemberdayaan masyarakat.

"Makanya saya akan keliling di mana kampung, saya akan bicara dengan masyarakat, kita akan berikan bibit,"ujarnya. .

Menurut Bachrun, langkah PT MPS yang mendampingkan antara industri dan pelastarian ekosistem pesisir, bisa dijadikan contoh, bahwa industri bisa akrab dengan alam.