Berita Terkini
Nasional

Kementan Guyur Pasokan Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati, Cabai Rawit Merah Dijual Rp55.000/Kg

Oleh Ramli Akhmad · Sabtu, 21 Februari 2026 03:20 WIB · 2 menit baca
Kementan Guyur Pasokan Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati, Cabai Rawit Merah Dijual Rp55.000/Kg

PUBLIKSATU, JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) didukung Asosiasi Champion Cabai Indonesia (ACCI) melaksanakan Gelar Aksi Guyur Pasokan Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati (PIKJ) Jakarta.

Dalam aksi ini, cabai rawit di PIKJ dijual dengan harga Rp55.000 per kilogram sebagai upaya meredam harga yang sempat melonjak hingga Rp120.000 per kilogram.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Direktorat Jenderal Hortikultura, Muhammad Agung Sunusi menyampaikan bahwa pada Kamis (19/2/2026) pasokan cabai didatangkan dari Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Barat.

"Pasokan hari ini sekitar 980 kilogram berasal dari Magelang, Jawa Tengah. Besok insyaallah akan datang lagi d…

[17.36, 20/2/2026] Suwardi Thahir: Sambut Ramadan, Mentan Amran Salurkan Bantuan bagi Masyarakat yang Membutuhkan

Makassar — Mengawali bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran menyalurkan bantuan pribadi sebanyak 100 ton beras bagi masyarakat kurang mampu di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Aksi sosial ini menjadi wujud kepedulian dan gotong royong untuk memastikan masyarakat dapat menjalani Ramadan dengan lebih tenang dan berkecukupan.

Penyaluran 100 ton beras tersebut dilakukan bersama Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas). Beras dikemas dalam 20 ribu karung ukuran 5 kilogram dan didistribusikan langsung kepada warga yang membutuhkan di berbagai wilayah Makassar.

Mentan Amran yang juga merupakan Ketua Umum IKA Unhas menegaskan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata di bulan suci Ramadan sekaligus upaya memastikan tidak ada masyarakat yang mengalami kesulitan pangan.

“Silakan para alumni mencatat dan membagikan kepada tetangga atau keluarga yang benar-benar membutuhkan. Ramadan adalah momentum berbagi dan memperkuat kepedulian,” kata Mentan Amran saat Kick Off Bakti Sosial IKA Unhas di AAS Building, Makassar, Selasa (17/2/2026) lalu.

Sebanyak 200 alumni bergerak sebagai relawan untuk mendistribusikan bantuan berdasarkan pendataan lapangan. Penyaluran dilakukan secara langsung hingga malam hari agar bantuan segera diterima masyarakat.

Tidak hanya itu, Mentan Amran menyampaikan bahwa pemerintah, atas arahan Presiden Prabowo Subianto, telah mengalokasikan sekitar Rp11 triliun untuk bantuan sosial (bansos) Ramadan. Anggaran tersebut digelontorkan guna memperkuat daya beli masyarakat, menjaga stabilitas pasokan, serta mengantisipasi gejolak harga pangan selama bulan suci.

“Pemerintah keluarkan kurang lebih Rp11 triliun bansos atas perintah Bapak Presiden. Rp11 triliun kita keluarkan bansos ini untuk Ramadan,” tegasnya.

Ia menambahkan, penguatan solidaritas sosial tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, momentum Ramadan harus menjadi penggerak kepedulian kolektif.

“Alangkah indahnya kalau kita berbagi. Jangan biarkan ada kelaparan saudara-saudara kita,” katanya.