Berita Terkini
Bombana

Tingkatkan SDM, Andi Nirwana Tafdil Latih Istri Kades

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Sabtu, 1 September 2018 03:42 WIB · 2 menit baca
Tingkatkan SDM, Andi Nirwana Tafdil Latih Istri Kades
Para ibu Kades dan kelurahan binaan Ny. Hj.Andi Nirwana Tafdil mengenyam pelatihan di Yogyakarta

PUBLIKSATU, YOGYAKARTA -Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana Hj, Andi Nirwana Tafdil kembali menyumbangkan andil positif, guna menopang kemajuan ilmu pengetahuan para istri kepala desa dan lurah di wilayah Bombana.

Menjadi istri pejabat di tingkat desa dan lurah sedapatnya memiliki wawasan pengetahuan yang memadai guna menopang kesinambungan kinerja suami dalam menjalankan roda pemerintahan.

"Ini bagian tanggung jawab ya, sehingga saya wajib peduli dan suport terkait SDM (Sumber Daya Manusia). Memang mereka (para istri kepala desa dan lurah) harus dibekali, mereka membutuhkan itu, minimal pengetahuan lebih. Apa lagi, mereka ini garda terdepan dalam membina, mengayomi atau berdiskusi dengan masyarakat tingkat bawah," ujar Andi Nirwana Tafdil.

Istri Bupati Bombana ini menegaskan orientasi perempuan dalam membangun kemajuan desa sangatlah vital. Khususnya dalam menstimulus tiap program pembangunan yang dicanangkan para kepala desa dan kelurahan.

"Nah, disinilah dibutuhkan pengetahuan lebih itu. Saya yakin, jika mereka ini, dibekali segudang pengetahuan, maka peran atau andil dalam mengisi pembangunan itu akan terajak sendirinya. Memang terkait SDM ini problem Nasional. Tapi kita terus berupaya untuk itu. Bagi saya, peran perempuan itu, sangat vital bagi pembangunan," paparnya.

Anggota DPRD Kabupaten Bombana ini mendambakan hadirnya perempuan-perempuan tangguh dan berwawasan luas. Tujuannya untuk membina, memberikan masukan hingga suri teladan untuk perempuan tingkat desa dan kelurahan.

Sebagai tindak lanjut program, peraih Kartini award tingkat Sulawesi Tenggara ini mensuport para istri kepala desa dan lurah guna mengenyam ilmu di bumi Yokjakarta Jumat (30/8).

Disana, para ibu-ibu itu akan dilatih terkait Ledies programme. Diantaranya, pengetahuan umum terkait makna pembangunan, public speaking, etika kepribadian, keprotokoleran, table manner hingga tata busana dan ragamanan pengetahuan bagi perempuan.

"Dulu itu kan, ladies programer itu dikenal sebagai program pembekalan bagi istri pejabat tinggi semisal istri Eselon II atau III. Kenapa tidak, untuk para istri kepala Desa atau lurah. Mereka juga itu adalah istri pejabat. Tinggal, penyesuaian bahan materinya," ujar ibu yang bergelar Magister Manajemen ini. (Dar)