Kuota CPNS Kota Baubau 152 Kursi, Berikut Rinciannya...

PUBLIKSATU, BAUBAU - Kota Baubau akhirnya tahun 2018 ini membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) memberikan jatah pada kota pemilik benteng terluas di dunia ini sebanyak 152 kursi.
Penerimaan calon abdi negara itu sudah dilegitimasi melalui Surat Keputusan (SK) KemenPAN-RB. "Jadi kuotanya 152 orang. Formasi umum 150 orang dan formasi honorer K2 sejumlah 2 orang terdiri dari satu tenaga guru, satu tenaga kesehatan," jelas Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Baubau, Asmaun dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (13/9).
Kuota formasi umum, urai dia, paling banyak tenaga kesehatan dengan jumlah 70 orang. Disusul 49 orang tenaga guru dan tenaga teknis lainnya sebanyak 31 orang.
Kuota honorer K2, jelasnya, adalah mereka yang masuk database 2013 dengan kualifikasi minimal S1 untuk pendidikan dan D3 untuk kesehatan. Sama dengan formasi umum, tenaga magang ini juga harus melalui seleksi.
"Jadi sarjana-nya itu terhitung sejak masuk database 2013. Bukan misalnya magang dulu dia masih lulusan SMA, nanti sekarang baru sarjana, itu tidak dihitung," ujar mantan Kepala Bappeda Baubau ini.
Dia menuturkan, pendaftaran dibuka serentak secara nasional mulai 19 September 2018. "Mereka mendaftar online melalui SSCN BKN," imbuhnya.
Dia menambahkan, pihaknya juga baru saja berkonsultasi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional IV Makassar. Konsultasi itu dalam rangka menawarkan Kota Baubau dijadikan sebagai tempat seleksi CPNS yang melayani wilayah Kepulauan Buton.
"Rencana lokasi tes CPNS di SMEA Baubau dengan SMP 2 Baubau. Tetapi, ini masih ditinjau lokasinya. Mudah-mudahan ini memenuhi syarat, sehingga disini ditetapkan tempat seleksi CPNS Baubau, Buton, Buton Selatan, Buton Tengah dan Buton Utara," pungkasnya. (exa)
Berikut rincian kuota CPNS Baubau:
Formasi umum= 150 orang
*Tenaga Guru :
- S1 PGSD, 26 orang
- S1 Pendidikan Agama Islam, 17 orang
- S1 Pendidikan Bahasa Indonesia, 1 orang
- S1 Pendidikan Matematika, 1 orang
- S1 Pendidikan Teknik Informatika, 2 orang
- S1 Bimbingan dan Konseling, 2 orang
*Tenaga Kesehatan:
- Dokter Umum, 13 orang
- Dokter Gigi, 3 orang
- Dokter Spesialis Bedah Umum, 2 orang
- Dokter Spesialis Penyakit Dalam, 1 orang
- Dokter Spesialis Kesehatan Anak, 1 orang
- Dokter Spesialis Organ, 1 orang
- Dokter Spesialis Radiologi, 1 orang
- Dokter Spesialis Mata, 1 orang
- Dokter Spesialis THT, 1 orang
- Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, 1 orang
- Dokter Spesialis Orthopedi, 1 orang
- Dokter Spesialis Anastesi, 1 orang
- Dokter Spesialis Patologi Klinik, 1 orang
- Dokter Spesialis Anatomi, 1 orang
- Apoteker, 7 orang
- D3 Farmasi, 1 orang
- S1 Keperawatan Ners, 9 orang
- D3 Keperawatan, 9 orang
- D3 Anastesi, 1 orang
- S1 Kesehatan Masyarakat, 6 orang
- S1 Analis Kesehatan, 1 orang
- D3 Analis Kesehata, 1 orang
- D3 Radiologi, 1 orang
- S1 Ilmu Gizi, 1 orang
- D3 Gizi, 1 orang
- D3 Rekam Medik, 1 orang
- D3 Teknik Elektromedik, 1 orang
- D3 Refraksionis Optisien, 1 orang
*Tenaga teknis sebanyak 31 kuota terdiri :
- S1/D4 Teknik Sipil, 2 orang
- S1/D4 Teknik Pengairan, 1 orang
- S1/D4 Teknik Sipil, 2 orang
- D3 Teknik Arsitektur, 2 orang
- S1 Teknik Sipil, 2 orang
- S1 Teknik Arsitektur, 5 orang
- S1 Ekonomi Pembangunan/Akutansi/Manajemen, 2 orang
- S1 Statistik/Manajemen/Teknik Informatika/Ilmu Ekonomi, 3 orang
- S1/D4 Ekonomi Perdagangan/Manajemen/Administrasi Perkantoran, 2 orang
- S1/D4 Manajemen/Kajian Budaya/Religi dan Budaya, 2 orang
- S1/D4 Ilmu Perikanan/Agrobisnis, 2 orang
- S1 Pariwisata, 2 orang
- S1/D4 Ilmu Ekonomi/Hukum/Pemerintahan, 2 orang
- S1/D4 Pertanian, 1 orang
- S2 Agronomi dan Holtikultura, 1 orang
Formasi khusus/Honorer K2= 2 orang
*Tenaga guru minimal S1, 1 orang
*Tenaga kesehatan minimal D3, 1 orang
Tahapan Seleksi:
-Pengumuman/pendaftaran/verifikasi berkas, 19 September-15 Oktober 2018. -Pengumuman hasil seleksi administrasi, 16 Oktober-19 Oktober 2018.
-Seleksi SKD dan SKB, 20 Oktober-29
November 2018
-Pengumuman hasil seleksi, 30 November 2018