Berita Terkini
Baubau

PAUD Milik Pemkab Buton Ludes Dilahap "Si Jago Merah"

Oleh Redaksi Publiksatu / Heri · Jumat, 21 September 2018 20:45 WIB · 2 menit baca
PAUD Milik Pemkab Buton Ludes Dilahap "Si Jago Merah"
Kondisi PAUD milik Pemkab Buton yang ludes dilahap api

PUBLIKSATU, BAUBAU - Satu unit bangunan PAUD Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) milik Dinas Pendidikan Kabupaten Buton yang berlokasi di jalan MH Thamrin No. 27, yang tepat berada di samping SMA Negeri 1 Baubau Kelurahan Tomba/Kecamatan Wolio Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, ludes dilahap "si jago merah", Jumat (21/9/2018).

Salah seorang guru, Wa Ode Samsiar (49) mengatakan saat pulang meninggalkan PAUD pada pukul 11.00 Wita, pihaknya melihat sekelompok siswa SMP sedang duduk-duduk merokok di samping PAUD, dan saat itu api belum ada.

-

Kondisi PAUD milik Pemkab Buton saat berhasil dipadamkan

"Kita pulang tadi jam sebelas, belum ada kejadian. Tiba di rumah sudah ada telepon bahwa sudah ada kejadian. Anak SMP selalu merokok di belakang PAUD dan itu setiap hari. Dan tadi ada juga yang merokok, padahal kita pulang selalu mematikan lampu," kata Wa Ode Samsiar, saat ditemui di lokasi kejadian.

Sejumlah peralatan sekolah dan dokumen kesiswaan hangus terbakar. Sementara kerugian akibat kebakaran, kata Samsiar, pihaknya belum bisa mengetahui jumlah kerugian yang dialami PAUD tempatnya mengajar.

"Belum tau. Baru-baru ini kita habis kecurian juga," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebakaran dan Keselamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Baubau, Joni Karno SH MSi mengungkapkan, pihaknya menerima informasi pukul 11.25 Wita terkait kejadian tersebut.

"Kita langsung, karena jarak kita cukup dekat, jadi jam 11.25 Wita kita sudah tiba," kata Joni Karno.

Lanjut Joni, pada saat kedatangan tim Damkar, posisi api sudah membesar dan kondisi bangunan dalam keadaan terkunci.

Joni menambahkan, pihaknya bersama tim Damkar berhasil menjinakkan api dalam waktu 45 menit, dengan menerjunkan sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran.

"Jadi kita turunkan empat kendaraan Damkar. Ya, kurang lebih 45 menit lah kita sudah berhasil padamkan, karena warga juga memberikan keleluasaan kepada kami untuk bekerja dan membantu juga," jelasnya. (mo2)