Berita Terkini
Baubau

Bantuan Kemanusiaan Pemkot Baubau Diberangkatkan ke Sulteng Melalui KM Lambelu

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Sabtu, 6 Oktober 2018 02:40 WIB · 2 menit baca
Bantuan Kemanusiaan Pemkot Baubau Diberangkatkan ke Sulteng Melalui KM Lambelu

PUBLIKSATU, BAUBAU - Pemerintah Kota Baubau memberangkatkan bantuan dan relawan kemanusiaan untuk korban bencana gempa dan tsunami Sulawesi Tengah (Sulteng) melalui KM Lambelu milik PT Pelni.

Pemberangkatan ini dilepas langsung oleh Wali Kota Baubau, AS Tamrin di di rumah jabatannya, Jumat (5/9/18). Dalam kesempatan itu, orang nomor satu Baubau itu turut menyampaikan belasungkawa.

"Saya atas nama pribadi dan keluarga, dan atas nama pemerintah Kota Baubau, dan atas nama masyarakat Kota Baubau, menyatakan belasungkawa dan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya dalamnya, atas musibah yang melanda daerah Palu, Donggala, dan Sigi," ujar AS Tamrin.

Bencana alam gempa dan tsunami di Sulteng menjadi keprihatinan masyarakat Indonesia dan masyarakat dunia yang diperlihatkan dalam bentuk bantuan-bantuan.

Tamrin menitip pesan dan mengingatkan bahwa tujuan pengiriman relawan Baubau ke Palu dalam rangka membantu dan mengurangi derita pengungsi korban bencana alam gempa dan tsunami, dengan memberikan bantuan sesuai dengan profesi masing-masing.

Sementara itu kepala BPBD Kota Baubau La Ode Muslimin Hibali mengatakan, misi kemanusiaan ini sangat di respon oleh pemerintah Kota Baubau.

"Tentunya hal ini harus diketahui oleh pemerintah daerah, Pak Wali sangat respon akan hal ini," kata Muslimin

Terhitung ada dua puluh delapan relawan terdiri dari BPBD Kota Baubau, Mahasiswa, PMI, Bidan, Damkar, dan dari unsur Kesehatan Masyarakat.

"Ada yang spesialis di kelistrikan, karena di Palu lumpuh di bagian kelistrikan, sehingga kami rekrut sepsialis spesialis seperti itu tadi. 28 orang sehingga kami sangat mengharapkan relawan ini dapat bekerja di Palu," jelas Muslimin.

Sebagian besar relawan kata Muslimin masih memiliki keluarga di Palu yang sampai saat ini belum bisa di hubungi.

Lanjut Muslimin, dalam timnya tersebut ada salah satu relawan wanita yang berasal dari PMI yang juga pernah menjadi relawan pada saat gempa dan tsunami di Aceh. (Cro1)