Berita Terkini
Baubau

Uang Puluhan Juta dan Seluruh Laporan Keuangan Bappeda Baubau Raib

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Rabu, 31 Oktober 2018 05:08 WIB · 2 menit baca
Uang Puluhan Juta dan Seluruh Laporan Keuangan Bappeda Baubau Raib
Kantor Bappeda Baubau

PUBLIKSATU, BAUBAU - Kantor Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota baubau, Sulawesi Tenggara dibobol maling, Senin (29/10/18) dini hari. Sejumlah inventaris kantor pengadaan tahun anggaran 2013 hingga 2017 raib.

"Untuk aset yang hilang yakni, untuk pengadaan 2017 infokus atau proyektor dua unit. Laptop empat unit. Laptop itu pengadaan tahun 2013 sebanyak satu unit, tahun 2014 sebanyak dua unit dan tahun 2017 satu unit. lengkap empat unit semua," kata Sekretaris Bappeda Kota Baubau, Andi Hamzah Machmud.

Adapun kerugiannya, proyektor dua unit totalnya Rp 10.960.000. Sementara 4 unit komputer tersebut Rp 41.125.800.

Maka total kerugian yang dialami Bappeda Baubau sebesar Rp 52.085.800. Itu pun belum termasuk kerusakan pada pintu.

"Semua merupakan inventaris kantor Bappeda. Semua pengadaan kantor dan itu belum lama, pengadaan tahun 2017. Baru. laptop yang kami adakan itu limited edition, artinya belum dijual bebas itu. Jadi seandainya kalau pencuri itu menjual pasti akan ketahuan," ungkapan.

Salah satu laptop yang dicuri yakni laptop yang di gunakan bendahara Bappeda. Apalagi, sejumlah dokumen penting ada di laptop tersebut. Tidak hanya itu, uang milik bendahara yang berada di tas turut dibawa.

"Karena ada program Simda. Bahkan seluruh laporan keuangan termasuk yang sudah digunakan maupun yang baru masuk ada di laptop tersebut. Cukup merepotkan bendahara kami, apa lagi menjelang akhir tahun ini cukup repot untuk membuat beck up data lagi. Butuh dua bulan untuk kembali melakuakn beck up data," keluhnya.

Perlu diketahui, Simda merupakan program aplikasi komputer yang saat ini sudah diperbaharui ke Versi 2.1. Program ini untuk membantu pengelolaan keuangan daerah baik di tingkat SKPKD sebagai entitas pelaporan maupun entitas akuntansi. Adanya program aplikasi ini diharapkan bisa memberikan manfaat lebih kepada Pemda terutama dalam penyusunan APBD. (Cro1)