Pembangunan Bypass Lakologou-Waruruma Molor Sebulan
Bagikan

PUBLIKSATU, BAUBAU - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Baubau memastikan pembangunan jalan Bypass tahap III dikerjakan tahun ini. Hanya saja, jangka waktu pelaksanaan molor selama satu bulan dari rencana awal.
CV Mitra Palawa menjadi kontaktor pelaksana proyek ini. Kontraknya terhitung mulai 27 Agustus - 24 Desember 2019.
"Proyek ini sempat gagal lelang. Harusnya kita jadwalkan lima bulan, sekarang jadi empat bulan," kata Kabid Bina Marga Dinas PUPR Baubau, Rustam dikonfirmasi di ruang kerjanya, Jumat (6/9).
Molornya pelaksanaan ini, menurut dia, maka, seyogyanya kontraktor menyiasati dengan cara meningkatkan intensitas pekerjaan. Sehingga, proyek tersebut bisa rampung sesuai waktu.
"Mereka (kontraktor, red) ini sekarang baru tahap persiapan mereka mobilisasi tenaga, kemudian peralatan juga sambil stok-stok material. Kita harapkan pekerjaannya dipres, mengingat waktunya lebih pendek," imbuhnya.
Ia membeberkan, bypass tahap III ini dikerjakan sepanjang 340 meter. Anggarannya menelan sebesar Rp 7.876.737.000 dari Dana Alokasi Umum (DAU).
"Ini melanjutkan tahap sebelumnya dari wilayah Kelurahan Lakologou. Jadi, pekerjaan tahun ini hanya sampai di wilayah perairan Kelurahan Waruruma," ujarnya.
Item pekerjaan bypass tahap III ini, urai dia, penimbunan sekitar Rp 2 miliar dan dinding penahan timbunan atau siklop sekitar Rp 4 miliar. Titik penimbunan di laut lebih dari lima meter dari pesisir.
"Volume timbunan diperkirakan 14.000 meter kubik. Tapi, tahun ini belum ada pengaspalan," tukas Rustam.
Dia menambahkan, bila tahap III rampung, maka total panjang bypass sudah sekitar dua kilometer. "Dalam ancang-ancang kita, kedepannya jalur itu menghubungkan terminal-pelabuhan-bandara," pungkasnya.(exa)