Tahun ini Unidayan Turunkan 631 Mahasiswa KKN-T, Fokus Hilirisasi Potensi Unggulan Desa
Bagikan

PUBLIKSATU, BAUBAU--Lembaga Penjamin Mutu (LPM) Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) Baubau resmi menerjunkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Tematik (KKN-T) tahun akademik 2026/2027 Periode XIV. Pelepasan mahasiswa KKN-T telah dilaksanakan pada 22-23 September 2026.
Adapun pelepasan mahasiswa KKN-T tahun akademik 2026/2027 berjumlah sebanyak 631 mahasiswa dan disebar di tiga daerah yang ada di Kepulauan Buton (Kepton), yakni Kabupaten Buton, Kabupaten Wakatobi, dan yang terakhir Kabupaten Buton Selatan.
Demikian dikatakan Kepala LPM Unidayan Baubau, Dr. WA Ode Zulia Prihatini, ST, MT, melalui media ini, Rabu (30/9/2026). Ia mengungkapkan, untuk lokasi penempatan mahasiswa KKN-T tahun 2026/2027 atau tahun ini mencakup sejumlah kecamatan strategis.
Lanjutnya, untuk penempatan di Kabupaten Buton terdiri dari 5 kecamatan yaitu Kecamatan Lasalimu, Lasalimu Selatan, Kapontori, Siontapina, dan Wabula, dengan total 279 mahasiswa. Kemudian Kabupaten Wakatobi meliputi dua kecamatan yaitu sebanyak 20 desa.
"Jumlah peserta KKN-T di Kabupaten Wakatobi sebanyak 177 mahasiswa. Untuk Wakatobi di 20 desa itu, terdiri dari 12 desa di Kecamatan Kaledupa induk dan delapan desa di Kecamatan Kaledupa Selatan, " Ucapnya, saat ditemui di ruang kerjanya.
Ia menambahkan, untuk penempatan mahasiswa KKN-T di Kabupaten Buton Selatan yakni Kecamatan Lapandewa dan Kecamatan Siompu dengan jumlah penempatan sebanyak 175 mahasiswa, serta mahasiswa KKN-T mandiri yang ditempatkan di lokasi tempat mereka bekerja.
Ia menambahkan, jumlah anggota per posko disesuaikan dengan wilayah penempatan dan setiap posko diisi oleh delapan hingga sembilan orang mahasiswa khusus untuk Kabupaten Wakatobi. Sementara itu, untuk posko di kabupaten lainnya rata-rata berkisar antara 10 orang hingga 11 orang per posko.
Kendati demikian, tim supervisi nantinya akan turun langsung ke posko mahasiswa KKN-T untuk memantau sudah sejauh mana progres pelaksanaan program kerja mahasiswa. Termasuk mengevaluasi kesesuaian program kerja dengan bidang keilmuan, dan memberikan masukan demi perbaikan kegiatan program kerja.
"Untuk supervisi biasanya itu dilaksanakan satu minggu sebelum penarikan karena mereka (mahasiswa, red) selama 35 hari di lokasi, " Tambahnya.
Perlu diketahui, penyambutan mahasiswa KKN-T tahun akademik 2026/2027 Unidayan, disambut antusias oleh pemerintah daerah setempat. Untuk penempatan Kabupaten Wakatobi diserah terima langsung oleh Wakil Bupati Wakatobi, Dra. Hj. Safia Wualo. Sedangkan penempatan Kabupaten Buton Selatan diserah terima oleh Asisten Administrasi Setda Kabupaten Buton Selatan, Insanu, SKM MSi. Selain itu, untuk penempatan Kabupaten Buton diserah terima oleh Asisten I Pemerintahan Umum dan Kesra Setda Kabupaten Buton, Drs Awaludin.
"Untuk pemerintah desa sejauh ini mereka welcome. Harapan kami dari pihak LPM, semoga program kerja yang mereka lakukan berdampak kepada masyarakat dan sesuai dengan tema kita, yakni hilirisasi potensi unggulan desa untuk mewujudkan desa mandiri, inovatif, dan berdaya saing," Tutupnya. (p2)