Sumiman Udu, Sang Budayawan yang Produktif Jadi Rektor UMU Buton
Bagikan

PUBLIKSATU, BAUBAU -Pelantikan Rektor Universitas Muslim (UMU) Buton periode 2019-2023 Dr. Sumiman Udu, M.Hum, Sabtu (14/9) di Hotel Mira Baubau terasa istimewa. Pasalnya, Kedua orang tuanya La Udu dan Wa Yai ikut hadir menyaksikan peristiwa bersejarah bagi anak kesayangannya.
Selain itu, hadir pula adiknya Dr. Hamiruddin Udu, M.Hum, Ketua Bawaslu Sultra. Kebahagiaan terlihat jelas terpancar dari wajah keduanya, ketika mendampingi Sumiman menerima ucapan selamat dari para tamu undangan.
Terpilihnya Sumiman Udu sebagai Rektor UMU Buton diungkap oleh Ketua Yayasan Pendidikan Indonesia Kepulauan Buton, Drs H Ibrahim Marsela, MM, yayasan yang menaungi UMU Buton.
Menurutnya ketika mencari figur calon rektor, dia teringat seorang intelektual dan budayawan yang sering menulis di facebook. Dia mengaku suka dengan tulisannya yang lebih sering membahas masalah budaya.
“Saya tidak pernah mengomentari tulisannya di facebook, tapi saya hanya sering baca karena saya suka dengan tulisannya,’’ kata Ibrahim Marsela yang juga mantan Wakil Wali Kota Baubau itu.
Memang Sumiman Udu, seorang budayawan, dia adalah dosen pada Fakultas Ilmu Budaya UHO dan Prodi Kajian Budaya dan Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pascarasarjana UHO. Selain itu, Sumiman Udu juga suka menulis, dua karyanya yang sangat dikenal di Sultra adalah Buku Inovasi Desa Wisata dan novel berjudul, Di Bawah Bayang Ode.
Dia juga selain melakukan penelitian tentang desa-desa wisata di Wakatobi dan Bombana, juga aktif membina desa-desa wisata agar terus memoles dirinya sehingga menarik untuk dikunjungi wisatawan. Dia juga mempunyai media online bernama suaradesa.com.
Melalui suaradesa itu, Sumiman mempublikasikan tulisan-tulisannya tentang desa yang dia kunjungi dan tulisan yang dikirim teman-teman dari desa.
Tentang UMU, dia punya misi besar untuk menjadikan perguruan tinggi baru itu akan melahirkan generasi yang berkarakter unggul untuk menjawab tantangan revolusi industri 4.0. Dengan demikian, UMU Buton tidak sekadar siap mengisi lowongan kerja, tapi harus bisa membuka lapangan kerja.
Untuk itu, Ketua Yayasan Ibrahim Marsela menjanjikan alumninya, selain membawa pulang ijazah sarjana, tetapi akan keluar dengan delapan sertifikat keterampilan. Salah satunya, keterampilan berbahasa Inggris.
“Ini adalah salah satu keterampilan yang harus dimiliki dosen dan mahasiswa UMU,” kata Ibrahim Marsela, mantan Wakil Wali Kota Baubau itu.
Salah satu yang ingin diterapkan di UMU Buton, menurut Sumiman adalah pelayanan yang terbaik oleh seluruh Civitas akademika. Menurutnya, mulai dari tukang sapu sampai rektor harus siap menjadi pelayan yang baik terhadap mahasiswa atau siapa saja yang berada di UMU.
"Karena pelayanan yang baik akan memberi kesan yang baik pula,’’ katanya saat bincang-bincang di UMU, Jumat lalu.
Soal pelayanan terhadap mahasiswa, memang Sumiman selalu membawa kesan yang baik terhadap mahasiswa. Menurut Sunaryo, mahasiswa Pascasarjana UHO, Sumiman selalu siap menerima mahasiswa kapan dan di mana saja. “Pernah beliau tanda tangan matriks kesediaan menguji kami di parkiran, beliau tidak mempersulit mahasiswa. Bahkan ada kesan mahasiswa jadi teman,’’ kata Sunaryo.
Ketika memberi sambutan pada pelantikan rektor sebagai ketua yayasan, Ibrahim Marsela menceritakan perjuangannya untuk menghadirkan UMU Buton cukup panjang. Yayasan itu telah didirikan ketika beliau kuliah di Makassar. Mempersiapkan UMU cukup lama, tahun 2014 baru selesai semua persyaratannya dan tahun 2015 masuk Kemenristekdikti dan tahun 2018 keluarlah delapan program studi yang sudah terakreditasi dari 16 program studi yang diajukan, yaitu Prodi Pendidikan Sekolah Dasar, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Prodi Pendidikan Matematika, Prodi Pendidikan Biologi, Prodi Geografi, Prodi Agrobisnis, Prodi Agroteknologi, dan Prodi Peternakan. Menurutnya UMU Buton masih akan terus dikembangkan, sekarang sedang diusulkan lagi akreditasi tiga fakultas, yaitu Fakultas Ekonomi dan BIsnis, Fakultas Teknik Sipil dan Fakultas Komputer dan Informatika.(ram)