Revitalisasi Gedung Sekolah Dua Lantai Ditarget 2021
Bagikan

BAUBAU - Rehabilitasi gedung-gedung sekolah yang ada di Kota Baubau, disebabkan kekurangan ruang kelas belajar (RKB) ditargetkan tahun 2021.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Baubau, Kasman S.Pd M.Pd mengungkapkan, saat ini gedung sekolah di Kota Baubau ada 60 persen yang belum di lantai dua.
Sementara itu menurut dia, fenomena pertumbuhan anak yang begitu pesat harus diseimbangkan dengan kondisi RKB di setiap sekolah yang ada agar efektivitas proses belajar mengajar terpenuhi.
Kasman kemudian mencontohkan SDN 7 masih berlantai satu sehingga untuk melakukan proses belajar mengajar dengan menggunakan tiga waktu, disebabkan kekurangan ruangan belajar (Rumbel).
"Sebut saja SDN 7 Baubau yang terletak di Kelurahan Kadolomoko, sekolah itu berlantai satu sehingga dibagi 3 waktu untuk kelas 1 sampai jam 10, kelas 5-6 sampi jam 12 siang dan kelas lainya sampai sore hari," tandasnya.
Sehingga menurut dia, kalau mengacu pada kurikulum 2013 seharusnya sudah tidak ada lagi sekolah yang masuk siang dikarenakan kekurangan ruang kelas belajar.
Adapun anggara yang harus dibutuhkan untuk rehabilitasi gedung sekolah menjadi dua lantai kisaran 1.2 miliar, menurut Kasman, anggarannya dari APBD dan APBN.
"Anggaran di bidang pendidikan, utamanya pembangunan fisik maka sumbernya ada dua, pertama dana alokasi umum dalam hal ini APBD, kemudian dana alokasi khusus dalam hal ini APBN," tambahnya.(p5)