Peserta BP Jamsostek Kurang, Mustakmal: Minim Investor
Bagikan

PUBLIKSATU, BAUBAU - Kurangnya perusahaan-perusahaan besar di wilayah cakupan, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) Kota Baubau merasa mempengaruhi keikutsertaan tenaga diprogram tersebut.
Wilayah cakupan diantaranya seperti Kabupaten Buton, Buton Selatan, Buton Tengah, Buton Utara termaksud Kota Baubau. Meskipun miliki lima daerah wilayah kerja, namun tak membuat perusahaan swasta yang bergerak di bidang kesehatan ini mendapatkan kepesertaan yang diinginkan.
"Secara keseluruhan dari 600 perusahaan yang sudah menjadi mitra kami, 70 persennya perusahaan yang ada di Baubau adapun 20 persenya terdapat di empat daerah lainnya," kata Kepala BP Jamsostek, Mustakmal di ruang kerjanya, Rabu (21/01).
Kalaupun sudah bekerja sama dengan pemerintah setempat dalam hal ini Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), BP Jamsostek hanya mampu merekrut usaha-usaha kecil seperti toko yang cuma hanya memiliki 5 pekerja, nelayan dan para petani.
"Kalau kita lihat di tahun 2019 yang lalu, untuk Kota Baubau tidak ada investor membuka perusahaa besar seperti tambang, industri tekstil dan hotel-hotel. Kalaupun ada perusahaan besar, mungkin itu hanya perusahaan lama," ucapnya.(p5)