DPRD Baubau Pelajari Inovasi Bantaeng dan Denpasar
Bagikan

PUBLIKSATU, BAUBAU - 25 anggota DPRD Baubau baru saja pulang Kajian Antar Daerah (KAD) di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan dan Denpasar, Bali. Para legislator itu mempelajari program dan inovasi di dua daerah selama sepekan, sejak 25 Januari 2020 lalu.
Tim KAD di Bantaeng dipimpin Wakil Ketua DPRD, Kamil Ady Karim. Tim ini mempelajari program-program kesejahteraan rakyat.
Sekretaris DPRD Baubau, Yaya Wirayahman mengatakan, beberapa program inovasi Pemerintah Kabupaten Bantaeng yang dipelajari diantaranya terminal darah. Program ini sangat membantu dan memudahkan masyarakat yang membutuhkan darah.
"Kemudian, program bantuan gratis seragam dan perlengkapan tulis kepada siswa Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Selain itu juga program bantuan untuk Usaha Kecil dan Mikro (UKM) hingga ke tingkat Rukun Warga (RW)," jelas Yaya di kantor DPRD Baubau, Jumat (31/01).
Di Denpasar, ungkap dia, tim KAD dipimpin Ketua DPRD, Zahari. Tim ini mengeksplorasi tiga pasar tradisional dengan konsep modern. Pasar tradisional tersebut telah memperoleh label Standar Nasional Indonesia (SNI) dan penghargaan manajemen pengelolaan terbaik dari Presiden.
"Hari ini (kemarin, red) tim KAD sudah tiba di Kota Baubau. Catatan yang didapatkan selama KAD itu akan kita tindaklanjuti dan bahas dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau dalam menyusun program-program pro rakyat pada tahun-tahun mendatang," tandasnya.(exa)