Ketua STKIP Pelnus Buton Minta Mahasiswa PPL Jaga Nama Baik Perguruan Tinggi
Bagikan

PUBLIKSATU, BAUBAU - Ketua Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Pelita Nusantara Buton, Muhammad Salim berpesan kepada mahasiswanya agar senantiasa menjaga muruah dan nama baik perguruan tinggi saat melaksanakan Program Pengalaman Lapangan (PPL) di sekolah.
"Mahasiswa harus selalu mentaati tata tertib yang ada disekolah masing-masing dan selalu menjaga nama baik Perguruan Tinggi STKIP Pelita Nusantara Buton," pesan Muhammad Salim saat pembekalan mahasiswa PPL.
Pada tanggal 31 Januari 2020, STKIP Pelnus Buton melaksanakan pembekalan PPL Angkatan ketiga Tahun Akademik 2019/2020.
Giat tersebut berdasarkan Surat Keputusan Ketua STKIP Pelita Nusantara Buton Nomor: 01/KEP/STKIP/I/2020 tentang Pengangkatan Panitia Dan Dosen Tutor Praktek Pengalaman Lapangan (PPL).
Dalam upaya memberikan yang terbaik bagi peserta PPL, panitia menghadirkan beberapa pemateri, diantaranya Dr. Anidi, S.Ag., M.Si yang akan memberikan materi tentang praktik model-model pembelajaran K-13 dan Arsali tentang penyusunan PPL.
Kegiatan kurikuler yang harus dilakukan oleh mahasiswa tersebut sebagai pelatihan untuk menerapkan teori yang diperoleh dari semester-semester sebelumnya, sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan. Mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pengalaman dan keterampilan lapangan tentang penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran di sekolah.
Pembekalan ini juga dilaksanakan untuk memberikan informasi sekaligus pengetahuan tentang perkembangan dunia pendidikan terkini dan hal-hal teknis yang berkaitan dengan pelaksanaan praktik pengalaman lapangan.
"Kami sampaikan bahwa pembekalan ini terselenggara atas hasil kerjasama yang baik dari semua pihak khususnya teman-teman panitia, dan terkhusus dukungan dari pimpinan dalam hal ini Ketua STKIP Pelita Nusantara Buton baik moril maupun materil," kata Ketua panitia pembekalan, Ali Rahmat Unton.
Sementara itu pemateri pembekalan PPL, Arsali merasa bersemangat dengan antusias yang ditunjukkan mahasiswa STKIP Pelnus Buton. Ia berharap agar seluruh peserta pembekalan dapat menerap materi yang disampaikan sehingga dapat berguna saat PPL di sekolah nantinya.
"Tampak antusias mahasiswa yang mengikuti kegiatan PPL sangat luar biasa, sebagai wujud tersebut mereka datang tepat waktu dari jadwal yang ditentukan, serta seluruh mahasiswa kelihatan sangat tenang saat mengikuti proses materi yang dijelaskan hingga terakhir," tukas Arsali.
Untuk diketahui, jumlah peserta PPL terdiri dari empat program studi sebanyak 176 orang. Prodi Pendidikan Geografi 14 orang, Pendidikan Matematika 2 orang, PGSD sebanyak 75 orang dan Prodi Pendidikan Olahraga sebanyak 85 orang. (PS)