Berita Terkini
Baubau

Tamrin: Semua Saya akan Berikan

Oleh Redaksi Publiksatu / Andre · Selasa, 4 Februari 2020 00:08 WIB · 3 menit baca
Bagikan
Tamrin: Semua Saya akan Berikan
AUDIENS: Wali Kota Baubau, Dr AS Tamrin didampingi Sekot Roni Muhtar menerima komponen BNP2K membahas percepatan pemekaran Kepton.(Foto: Irwansyah Amunu)

PUBLIKSATU, BAUBAU-

Wali Kota Baubau, Dr H AS Tamrin kembali menegaskan komitmennya mendukung pemekaran Provinsi Kepulauan Buton. Hal tersebut diungkapkan ketika menerima Barisan Nasional Pendukung Percepatan Kepton (BNP2K) di ruangannya, Senin (3/2) pagi.

"Semua saya akan berikan untuk pemekaran Kepton. Betapa pun beratnya saya tidak akan menolak. Moratorium tidak mungkin juga selamanya," bebernya.

Terbukti, pihaknya sudah menyiapkan dana hibah bila Kepton terbentuk. Plus sejumlah infrastruktur, dan SDM untuk lahirnya provinsi impian masyarakat jazirah Negeri Khalifatul Khamis ini.

Tamrin meminta agar BNP2K juga berkomunikasi dengan kepala daerah lainnya dalam cakupan wilayah Kepton. Plus menjalin hubungan baik dengan semua elemen lainnya yang turut mendorong percepatan pemekaran Kepton.

Diakui, Kepton harapan kita semua, baik yang berdomisili di dalam cakupan wilayah, maupun yang berdiaspora di luar. Dia mengingatkan upaya perjuang untuk memekarkan wilayah, didasarkan faktor ketulusan, jangan karena mau jadi sebagai.

Maka itu, wali kota dua periode ini mengharapkan semua elemen masyarakat Buton untuk membuat surat dukungan. Dicontohkan, ada elemen masyarakat di Sorong yang menghubunginya, apa peran yang bisa dilakoni stakeholder Buton disana, ia katakan buat dukungan. Alhasil, dari komunikasinya tersebut lahir tujuh pucuk surat dukungan dari sejumlah elemen masyarakat disana.

Ketua PAN Baubau ini menambahkan, bila tidak ada aral melintang Selasa (4/2) dia akan melakukan bedah bukunya yang berjudul Polima Gema Pancasila dari Baubau. Beberapa hal yang akan dikupas diantaranya ihwal peluang Provinsi Kepulauan Buton dan Spirit Polima.

Lima poin mendasar yang diulas yakni, pertama, terpenuhinya berbagai persyaratan (administrasi, wilayah cakupan, SDA, dan budaya). Kedua, potensi wilayah cakupan yang sangat mendukung (geografi, demografi, ekonomi, dan sosial).

Ketiga, keinginan seluruh masyarakat baik elite pemerintahan maupun komunitas masyarakat baik yang tinggal dalam wilayah cakupan maupun yang tersebar diseantero nusantara. Keempat, nilai dasar Polima sebagai spirit perekat rasa persaudaraan senasib sepenanggungan. Terakhir, semangat membangun daerah untuk sejajar dengan daerah-daerah lain dalam bingkai NKRI.

Pada kesempatan itu, Ketua BNP2K, Arifuddin mengakui Wali Kota Baubau sudah memberikan perhatian serius untuk pemekaran Kepton. Dijelaskan, secara organisasi, BNP2K sudah dilegalkan, ada akta notaris dan telah didaftarkan di Kesbangpol.

Pertemuan dengan Wali Kota Baubau, kata Arifuddin, merupakan audiens pertama dengan kepala daerah cakupan wilayah Kepton, selanjutnya dengan Gubernur Sultra, dan kepala daerah cakupan lainnya, Bupati Wakatobi, Buton, Butur, Buteng, dan Busel.

Dalam kesempatan itu, mantan legislator Kota Baubau ini mengaku pihaknya bakal menggelar

Sarasehan Nasional, sudah dibentuk panitianya. Diketuai, Mustafa, Sekretaris, Saman Taslim, dan Bendahara, Nurhayati. Direncanakan menghadirkan Mendagri, Ketua Komisi II DPR RI, Ketua Komite I DPD RI, Gubernur Sultra, Kada cakupan wilayah, dan seluruh komponen masyarakat Kepton diseluruh Indonesia.

Sarasehan Nasional tersebut bertajuk Proyeksi Percepatan Provinsi Kepulauan Buton. Arifuddin mengaku sudah berkoordinasi dengan anggota Komisi II DPR RI, Hugua yang menjembatani untuk menghadirkan Mendagri, Tito Karnavian.

Abidin Jaaba, Wakil Ketua BNP2K menambahkan, Provinsi Kepton sudah merupakan perjuangan panjang, dari Buton Raya hingga menjadi Kepton. "Tidak salah wali kota tampil lebih maju. Karena sebagai tuan rumah, dan menyiapkan segalanya. Kendati ada moratorium, tapi dengan isu Papua, kita bisa punya ruang," ujarnya.

Sementara itu, La Ode Hamuri, juga Wakil Ketua BNP2K menambahkan pihaknya sebagai generasi muda merasa terpanggil untuk berjuang demi mekarnya Kepton.

"Gawean pemekaran, gawean pemerintah. Kami hanya mendukung. Sarasehan nanti, semua Kada jadi narasumber. Genjot bidang ekonominya, sehingga layak membiayai DOB kita," timpal Nurhayati, elemen BNP2K lainnya.

Dalam kesempatan itu, Sekot Baubau, Dr Roni Muhtar mengapresiasi positif langkah BNP2K. Soal Kepton, ia juga sudah mengkomunikasikan hal tersebut ke Kepala Bahlil Lahadalia, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal. Diharapkan semua komponen bekerjasama untuk mempercepat pemekaran Kepton.(iwn)

Bagikan