Berita Terkini
Baubau

Identitas Penemuan Dua Mayat Perempuan di Baubau Terungkap

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Selasa, 25 Februari 2020 21:04 WIB · 3 menit baca
Bagikan
Identitas Penemuan Dua Mayat Perempuan di Baubau Terungkap
Ilustrasi

PUBLIKSATU, BAUBAU - Masyarakat Kota Baubau sempat digegerkan oleh penemuan dua mayat perempuan di lokasi berbeda yang diduga merupakan korban pembunuhan.

Sebelumnya pada Minggu (23/02/2020) malam hari ditemukan mayat wanita di simpang lima Baubau Kelurahan Waborobo Kecamatan Betoambari Kota Baubau.

Mayat Wanita tersebut diketahui bernama Wa Ini (17) putri dari keluarga La Ntamo dan Wa Mbuli. Warga kelurahan Katobengke Kecamatan Betoambari Kota Baubau.

Saat di temukan, terdapat delapan luka di tubuh korban di antaranya luka irisan dan disekitar mayat Korban juga ditemukan Dompet, Sim, dan obeng juga beberapa percikan darah

Diketahui, saat di temukan korban mengenakan celana boxer hitam dan baju kaos berwarna hitam dan korban ditemukan dalam posisi menyamping.

Kemudian, pada senin (24/02/2020) kembali di temukan sosok mayat wanita di perairan pantai Lakeba Kelurahan Katobengke, Kecamatan Betoambari Kota Baubau tepatnya di belakang Kafe Labamba Karaoke.

Mayat wanita tersebut diketahui bernama Wa Devi Putri dari keluarga La Uwa dan Wa Murni yang beralamat di kelurahan Katobengke Kecamatan Betoambari Kota Baubau.

Saat di temukan, korban dalam keadaan tengkurap di tepi pantai dalam posisi terlentang dengan berbagai luka tusukan di tubuhnya. Saat di temukan korban mengenakan baju berwarna pink lengan panjang dan celana panjang berwarna hitam.

Diketahui ayah dan ibu kandung korban telah bercerai saat korban masi kecil dan sikorban tinggal bersama ibu kandung dan ayah tirinya.

Kedua korban adalah saling kenal dan tinggal bersampingan rumah dalam satu halaman. Sebelumnya, kedua korban sempat izin kepada orang tuanya hendak membeli kaset dan pentolan di pantai Kamali Kota Baubau dan tak kunjung pulang.

Menurut Ayah Korban, La Uwa ia baru mengetahui anaknya jadi korban pembunuhan setelah di hubungi melalui panggilan telepon oleh rekannya.

"Saya baru tau tadi pagi setelah ada telepon katanya coba lihat dulu anak mu sana di lakeba," Ujar La Uwa

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Baubau AKP Ronal Arron Maramis saat di temui publiksatu.co ia mengatakan kejadian tersebut merupakan murni pembunuhan dan tidak ada unsur begal.

Menurut Ronal, sebelumnya kedua Korban rumah setelah shalat magrib menggunakan motor Beat Putih dengan Nomor Polisi DT 6657 LJ dengan tujuan untuk membeli kaset dan pentolan ke Pantai Kamali

"Jadi keluar itu magrib dengan di suruh orang tuanya beli kaset dan pentol yang arahnya ke pantai kamali, hingga kejadian tadi malam di simpang lima itu adalah murni pembunuhan karena sesuai yang di lihat di TKP barang-barang korban tidak ada yang hilang," Ungkap Ronal

Kemudian Ronal juga mengungkapkan Motor yang di gunakan kedua korban tersebut telah ditemukan sekitat pukul 09.00 Wita di belakang SMA Negri 2 Baubau kelurahan Tanganapada Kecamatan Murhum Kota Baubau.

"Sekitar pukul 09.00 motor yang digunakan korban ini kita ketemu di betoambari dan kuncinya terpasang," Bebernya

Hingga saat ini pihak kepolisian masi mendalami apa motiv dari kejadian tersebut. Dan saat ini pihak kepolisian telah memeriksa delapan orang saksi.

Sementara itu, Paman korban Pelda LM. Lutfi berharap pihak kepolisian segera menemukan pelaku.

"Kami keluarga berharap kepolisian segera menemukan pelaku karena ini sudah bukan tindakan manusia lagi," Harap Lutfi. (Po1)

Bagikan