Pelni Kehabisan Cairan Pembasmi Corona
Bagikan

PUBLIKSATU, BAUBAU - PT Pelni Cabang Baubau kehabisan stok cairan disinfektan. Selama beberapa hari terakhir, perusahaan plat merah ini juga kesulitan memperoleh bahan kimia pembasmi mikroorganisme tersebut.
Akibatnya, seluruh isi kapal 'putih' itu tak lagi disemprot disinfektan ketika bertolak meninggalkan Pelabuhan Murhum.
"Awalnya cairan itu didatangkan dari Jakarta. Tapi, sekarang sudah susah cari. Stok di daerah (lain) sana sudah banyak yang kehabisan," ungkap Kepala Cabang Pelni Baubau, Capt Akhmad Sadikin dikonfirmasi tiga hari lalu.
Kata dia, sebelum pengiriman dari pusat mandek, pihaknya masih sempat bisa membeli bahannya yakni alkohol 100 persen di apotik-apotik di Baubau. "Tapi, sekarang sudah habis semua, saya cari di apotik mana pun sudah tidak ada," bebernya.
Menurut dia, kondisi ini berbeda saat awal-awal virus Corona mulai menyebar di beberapa daerah di Indonesia. Pihaknya rutin melakukan penyemprotan disinfektan ke kapal sebelum penumpang masuk.
"Penyemprotan itu merupakan acuan Pelni dan instruksi Kementerian bahwa alat transportasi harus steril dari virus Corona. Insya Allah, kapal-kapal kita masih steril (dari Corona), karena dideteksi semuanya," tandasnya.(exa)