Ini Jejak Perjalanan Pasutri Positif Corona Asal Ambon
Bagikan

PUBLIKSATU, BAUBAU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Baubau sudah menelusuri riwayat perjalanan Pasangan Suami Isteri (Pasutri) asal Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku yang dilaporkan terpapar virus Corona (Covid-19) versi rapid test. Hasilnya, kedua orang tersebut tak punya jejak mencolok di Kota Baubau.
Berdasarkan keterangan dari Ateng, salah seorang kerabat pasien yang ada di Kota Baubau terungkap bahwa Pasutri itu menghadiri kedukaan di Raha, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara.
"Dari kerabatnya yang tinggal di Baubau bahwa mereka (Pasutri) hadiri pemakaman keluarganya di Raha. Kedatangan mereka waktu itu tidak lewat Baubau," ungkap Kepala BPBD Baubau, La Ode Muslimin Hibali dikonfirmasi via pesan WhatsApp, Selasa (7/4).
Waktu kembali ke Maluku, tutur Wakil Sekretaris Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Baubau ini, barulah Pasutri itu melewati Baubau dengan menumpangi kapal cepat dari Raha. Namun, keduanya cuma sampai di Pelabuhan Murhum dan langsung menumpangi KM Dobonsolo.
"Informasi keberangkatan (Pasutri) ini ke Ambon juga disampaikan oleh kerabatnya yang tinggal di Baubau bernama Viktor Lawalata. Mereka meninggalkan Sultra sekitar dua pekan lalu dan tidak bermalam di Baubau," ujarnya.
Muslimin mengatakan, kerabatnya (Ateng dan Viktor) juga mengaku tak pernah kontak langsung dengan Pasutri itu waktu menghadiri pemakaman di Raha. Mereka bertolak ke Kota Baubau secara terpisah.
"Sampai sekarang ini, kerabatnya yang bernama Ateng dalam keadaan sehat walafiat. Pekerjaannya seorang sopir," beber mantan Plt Kepala Disdukcapil Baubau ini.