2021, Pemkot Baubau Komitmen Hentikan Tradisi Pembangunan Parsial
Bagikan

PUBLIKSATU, BAUBAU - Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau merumuskan lima program prioritas pembangunan untuk dilaksanakan tahun 2021. Eksekutor setiap program tidak lagi setengah-setengah, namun melibatkan banyak Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Konsep ini digodok saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2021 bertema 'Baubau Handal dan Berdaya Saing', Selasa (21/4) kemarin. Musrenbang secara virtual atau online perdana ini pun mendapat apresiasi dari Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemendagri, Asmawa Tosepu.
Adapun program prioritas yang menjadi arah kebijakan pembangunan Kota Baubau tahun 2021 yaitu pengembangan industri perdagangan dan industri kreatif yang didikung oleh sarana dan prasarana, peningkatan iklim promosi dan investasi, pengembangan potensi kepariwisataan daerah.
Kemudian, peningkatan pendapatan masyarakat miskin berbasis potensi lokal. Terakhir, pengelolaan pemerintahan dan administrasi pelayanan publik serta peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).
"Lima program prioritas ini kalau dimaknai secara menyeluruh, itu sejalan dengan apa yang digagas pemerintah pusat dan masih bersinggungan dengan permasalahan Covid-19 termasuk dampak ekonominya," jelas Sekretaris Kota Baubau, Roni Muhtar dikonfirmasi di ruang kerjanya, usai mengikuti Musrembang RKPD 2021 secara online.
2021 nanti, ungkap dia, pihaknya akan memilah pagu anggaran untuk dikonsentrasikan pada program bersentuhan dengan pembangunan ketahanan ekonomi dan pangan dan peningkatan kemampuan ekonomi masyarakat. Namun, hasil program itu diupayakan efektif dan efisien menyentuh banyak sendi kehidupan masyarakat.
"Maka satu program itu nanti banyak OPD yang akan terlibat sesuai dengan prinsip 'sodamparagigi'. Sehingga tidak ada lagi seperti dulu, penanganan kegiatan parsial. Kita harus menghentikan cara-cara lama itu," ulasnya.