Tinja Pasien yang Sembuh dari Covid-19 Masih Simpan Virus Corona
Bagikan

PUBLIKSATU – Pasien yang berhasil sembuh dari coronavirus disease 2019 (Covid-19) atau negatif dari uji swab test, bukan berarti mereka sudah aman dari virus tersebut. Virus itu diyakini masih bertahan di tubuh pasien hingga sebulan. Tepatnya di kotoran atau tinja pasien.
Temuan ini sudah peringatkan oleh para ilmuwan dari University of Stirling bahwasannya coronavirus dapat menyebar melalui saluran pembuangan.
Profesor Richard Quilliam yang memimpin penelitian itu mengatakan, Covid-19 tak hanya menyebar melalui tetesan droplet dari batuk, bersin, atau melalui benda-benda yang menyebabkannya infeksi.
“Baru-baru ini dikonfirmasi bahwa virus juga dapat ditemukan dalam kotoran manusia hingga 33 hari setelah pasien dinyatakan negatif untuk gejala pernapasan Covid-19,” kata Richard Quilliam seperti dilansir dari Mirror, Senin (11/5).
“Belum diketahui apakah virus dapat ditularkan melalui rute faecal-oral, namun, kita tahu bahwa pelepasan virus dari sistem pencernaan dapat bertahan lebih lama daripada pelepasan dari saluran pernapasan,” kata Richard Quilliam lagi.
“Oleh karena itu, ini bisa menjadi jalur yang penting tetapi belum dikuantifikasi untuk peningkatan paparan,” kata Profesor Richard Quilliam mengingatkan.
Dalam studi tersebut, para peneliti mempresentasikan contoh dari wabah Sars tahun 2003. Ketika A SARS-CoV-1 terdeteksi di saluran pembuangan dari dua rumah sakit di Tiongkok. Tim menyoroti bahwa sebagian besar pasien virus Korona tidak menunjukkan gejala. Ada risiko yang sangat besar dari penyebaran virus melalui saluran pembuangan.