Penelitian: Virus Corona Bisa Merusak Organ Vital Pria Pasien Covid-19

PUBLIKSATU – Tak hanya paru-paru, virus Korona bisa berdampak pada sejumlah organ. Baru-baru ini penelitian mengungkap bahwa virus Korona jenis baru dapat menyebabkan kerusakan pada organ vital pria yakni testis atau buah zakar. Temuan ini diungkap dalam sebuah studi bersama oleh para peneliti dari Tiongkok dan Amerika Serikat.
Dilansir dari AsiaOne, Jumat (5/6), mereka menemukan bahwa virus itu dapat menyerang sel-sel yang menghasilkan sperma, dengan cara mengikat enzim pada permukaan sel. Kendati demikian, para peneliti mengatakan hampir tidak ada gen virus yang ditemukan dalam sperma dan jaringan testis sampel pasien. Artinya, virus Korona bukan infeksi yang menular secara seksual.
Ada perdebatan mengenai dampak potensial virus pada kesuburan pria. Beberapa penelitian telah mendeteksi kelainan hormon pria, tetapi dalam penelitian lain tidak ada jejak virus yang ditemukan pada sampel sperma pasien.
Menurut sebuah penelitian sebelumnya di Tiongkok, sekitar satu dari lima pria melaporkan ‘ketidaknyamanan area skrotum’ setelah tertular virus. Dan di AS, kasus seorang pria berusia 42 mengeluh rasa sakit menusuk terus-menerus yang berasal dari pangkal pahanya. Dan kemudian dia ternyata positif Covid-19. Penelitian itu dilaporkan dalam American Journal of Emergency Medicine.
Dalam studi terbaru, sampel dari 11 pasien yang meninggal akibat Covid-19 di Wuhan dianalisis oleh tim yang dipimpin oleh Ming Zhou, seorang profesor di Pusat Medis Tufts di Boston, dan Dr Nie Xiu, dari Universitas Sains dan Teknologi Huazhong di Wuhan. Mereka menguji gen virus dalam jaringan yang terlibat dalam produksi sperma dan testosteron. Dan beberapa sampel juga menunjukkan kerusakan yang disebabkan oleh virus.
Tetapi hanya satu sampel yang menunjukkan jejak virus, dari pasien dengan viral load yang tinggi. Hasil itu bisa jadi karena virus itu hadir dalam darah daripada di jaringan testis.
Namun, lebih dari 80 persen sampel menunjukkan kerusakan signifikan pada tubulus seminiferus bagian testis tempat sperma dibuat. Sel-sel yang membentuk tabung kecil ini mengalami ‘perubahan balon’, menjadi jauh lebih besar dari sel yang sehat.