Sekda Baubau: Alhamdulillah, Belum ada yang Mainkan Dana Covid-19
Bagikan

PUBLIKSATU, BAUBAU - Sekretaris Daerah Kota Baubau, Roni Muhtar menegaskan hanya akan menggunakan dan melaporkan dana wabah Covid-19 sesuai mekanisme. Sejauh ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau merasa pengelolaan anggaran penanganan wabah itu belum ada yang melenceng dari aturan.
"Suatu OPD (Organisasi Perangkat Daerah) sebelum membelanjakan uang daerah untuk Covid-19 itu sudah diasistensi Inspektorat dan dapat pendampingan Kejaksaan. Diluar dari mekanisme ini, kami tidak akan lakukan," ujar Roni Muhtar dikonfirmasi di Sekretriat Gugus Tugas Covid-19 Baubau, akhir pekan lalu.
Lebih jauh, jelas dia, setelah dimuluskan oleh Inspektorat dan Kejaksaan, maka penggunaan anggaran itu tinggal dikoordinasikan dengan Badan Pengelola Keuangan, Aset dan Pendapatan Daerah. "Penggunaan keuangan daerah itu nanti ada waktunya juga akan diaudit," imbuhnya.
Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Baubau ini pun mengingatkan OPD pengguna anggaran Covid-19 agar berkarya sebaik mungkin. Ia meyakini manusia siapapun tak ingin menjerumuskan dirinya ke hukuman pidana.
"Selama ini saya selalu ingatkan teman-teman (OPD) jangan main-main dengan (dana Covid-19) ini. Alhamdulillah, selama ini tidak ada yang main-main," tukas Jenderal ASN lingkup Pemkot Baubau ini.
Soal bantuan beras tidak layak konsumsi di Kelurahan Wangkanapi Kecamatan Wolio, Roni mengaku telah mendapat laporan dari Dinas Sosial (Dinsos) Baubau bahwa sudah diganti. Penggantian itu ditanggung sepenuhnya oleh penyedia barang, bukan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
"Kalau beras (rusak) itu sudah dapat diganti, berarti masalahnya terselesaikan. Lalu, untuk apa kita persoalkan sesuatu yang tidak ada lagi masalahnya," tandasnya.(exa)